@thesis{thesis, author={Ongkowijoyo Sylvia}, title ={Penentuan setting mesin proses corrugating}, year={2016}, url={http://repository.wima.ac.id/id/eprint/7641/}, abstract={PT. Surindo Teguh Gemilang (PT.STG) merupakan perusahaan yang memproduksi corrugated carton box (kardus). Proses produksi sebuah carton box dimulai dari proses corrugating. Proses corrugating adalah proses penggabungan lembar kertas kraft bagian atas (top liner), kertas gelombang (kertas medium) dan kertas kraft bagian bawah (bottom liner) dengan menggunakan lem. Output dari proses corrugating adalah corrugated sheet. Masalah yang sering terjadi adalah output yang dihasilkan proses corrugating tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan (cacat) karena saat ini PT.STG masih belum mempunyai standar setting yang pasti untuk mesin corrugator. Parameter yang digunakan untuk mengetahui cacat tidaknya corrugated sheet adalah nilai bursting strength. Oleh karena itu, ditentukan kondisi optimum nilai bursting strength yang dipengaruhi oleh dua faktor yaitu kecepatan mesin dan suhu mesin. Response Surface Methodology (RSM) mampu mengidentifikasi titik-titik di luar daerah eksperimen (model orde I) dan menentukan titik dari respon maksimum dengan metode steepest ascent serta dapat menjelaskan hubungan variabel bebas kuantitatif terhadap respon (model orde II). Berdasarkan hasil eksperimen, diperoleh level optimum dari faktor-faktor yang mempengaruhi nilai bursting strength yaitu pada kecepatan mesin 178 m/menit dan suhu mesin 174,9°C. Level optimum tersebut memiliki nilai respon bursting strength sebesar 13,8 kgf/〖cm〗^2. Model optimum antara kecepatan mesin (x_1) dan suhu mesin (x_2) yang mempengaruhi nilai bursting strength adalah 13.82 - 0.0604 X1 - 0.0073 X2 - 0.1038 X12 - 0.1288X22.} }