A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={. }, title ={Perbandingan sifat gel dari agar, nutrijel, atau jelly gum dalam pembuatan selai lembaran terung Belanda}, year={2016}, url={http://repository.wima.ac.id/id/eprint/8016/}, abstract={Selai merupakan makanan yang digunakan sebagai pelengkap roti yang banyak dikonsumsi dan digemari masyarakat. Namun pada saat ini selai yang ada di pasaran berbentuk selai oles sehingga diangggap kurang praktis dalam penyajiannya dan perlu pengembangan bentuk olahan lain seperti selai lembaran. Pembuatan selai lembaran biasanya menggunakan Karagenan, tetapi dalam perdagangan sering ditemukan produk pengental yang tidak diketahui komposisi yang sebenarnya. Penelitian ini dilakukan untuk menghindari praktek adulteration denganmembandingkan sifat gel dari agar, nutrijel dan jelly gum yang mengandung konjak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal, yaitu perbedaan gel yang terdiri dari tiga taraf, yaitu nutrijel, agar ataujelly gum. Masing-masing taraf perlakuan diulang sebanyak 9 kali. Parameter yang diuji adalah tekstur (daya potong), warna, viskositas, pH, proksimat serta pengujian organoleptik meliputi kesukaan panelis terhadap rasa, warna, tingkat keasaman dan kemudahan digigit. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan ANOVA pada α=5%. Pengolahan data dilanjutkan dengan uji DMRT pada α=5% untuk mengetahui pengaruh nyata dari perlakuan. Hasil pengujian viskositas adonan dengan penambahan terung belanda tertinggi adalah selai hidrokoloid nutrijel yaitu 10.786 cPa, nilai viskositas tanpa penambahan terung belanda tertinggi adalah agar dengan viskositas 395,66 cPa. Pengujian pH yang dihasilkan adonan tanpa terung belanda berkisar antara 4,0-5,8 sedangkan pH adonan dengan penambahan terung belanda berkisar antara 2,5-3,9. Tekstur (daya potong) tertinggi adalah selai hidrokoloid agar yaitu 1,25gf/min. Warna selai yang dihasilkan sebagian besar merah oranye. Hasil organoleptik rasa, warna, dan tingkat keasaman yang paling disukai adalah selai lembaran hidrokoloid jelly gum sedangkan organoleptik kemudahan digigit yang paling disuka adalah selai lembaran hidrokoloid agar. Perlakuan terbaik adalah selai lembaran dengan hidrokoloid agar.} }