@thesis{thesis, author={Santoso Rudy}, title ={Pengaruh kemasan dan kebijaksanaan potongan harga terhadap volume penjualan pada perusahaan bihun PT. Sumber Rejo Kediri}, year={2000}, url={http://repository.wima.ac.id/id/eprint/8026/}, abstract={Penelitian ini berbentuk survei pada perusahaan bihun PT. Sumber Rejo Kediri dengan judul: "Pengaruh Kemasan dan Kebijaksanaan Potongan Harga Terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Bihun PT. Sumber Rejo Kediri". Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kemasan dan kebijaksanaan potongan barga terbadap volume penjualan dan untuk mengetahui variabel mana yang lebih dominan terhadap volume penjualan di perusahaan bihun PT. Sumber Rejo Kediri. Alat analisa yang digunakan untuk mengetahui pengaruh kemasan dan kebijaksanaan potongan harga adalah analisa regresi berganda, dengan alat bantunya analisa program micro stat. Dengan alat pengujiannya adalah uji F hitung untuk mengetahui pengaruh kemasan dan kebijaksanaan potongan barga secara serempak dan uji t hitung dengan taraf nyata 5% untuk mengetahui pengaruh secara parsial dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan program microstat dihasilkan persamaan regresi berganda yaitu, Y = 783,8276 + 440,7680X1 + 344,3326X2 + 255,5376 dan hasil determinasi berganda (R²) sebesar 0,2650. Sementara hasil uji F hitung sebesar 5,588 sedangkan nilai F tabel sebesar 3,32 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesa pertama dapat diterima dan terbukti kebenarannya. Untuk uji t hitungnya dihasilkan Xl sebesar 2,193 dan X2 sebesar 2,662 sedangkan nilai t tabel sebesar 2,042 yang berarti hipotesa kedua juga dapat diterima dan terbukti kebenarannya. Oleh karena itu, dengan hasil di atas tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa variabel kedua yakni kebijaksanaan potongan harga mempunyai pengaruh yang lebih dominan terhadap volume penjualan. Dari hasil kesimpulan diatas, saran-saran yang dapat diberikan adalah mempertahankan kebijaksanaan pemberian potongan harga sebesar 3% dan bahkan sedapat mungkin meningkatkan pemberian potongan barga baik kepada pembelian secara tunai maupun kredit.} }