A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Vincentius Diamantino }, title ={Hubungan gambaran hematologi dan status gizi dengan terjadinya syok pada pasien demam berdarah dengue anak di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya}, year={2016}, url={http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9403/}, abstract={Latar Belakang. Demam Berdarah Dengue banyak menyerang anak dan dapat mengakibatkan manifestasi sindrom syok dengue yang dapat meningkatkan mortalitas pada pasien. Syok yang terjadi dipengaruhi oleh banyak faktor yang salah satunya merupakan status gizi dan gambaran hematologi. Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui hubungan gambaran hematologi dan status gizi sebagai faktor resiko untuk DSS. Metode. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya dengan menggunakan data rekam medik pasien DBD dari 1 Januari 2015 hingga 31 Desember 2015. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan data sekunder yang dilaksanakan dengan desain cross-sectional dan metode sampling total sampling. Uji korelasi spearman dilakukan untuk mengetahui korelasi antar variabel. Hasil penelitian. Dari 64 sampel yang memenuhi kriteria penelitian, terdapat 47 sampel (73,4%) yang merupakan DBD Non-syok dan 17 sampel (26,6%) yang merupakan DBD syok (DSS). Didapatkan jumlah pasien dengan status gizi lebih, baik, kurang, dan buruk berturut-turut sebagai berikut 3,1%, 79,7%, 9,4%, dan 7,8%. Didapatkan jumlah pasien dengan derajat leukositopenia berat, sedang, dan ringan berturut-turut sebagai berikut 9,4%, 34,4%, dan 56,3%. Didapatkan jumlah pasien dengan derajat trombositopenia berat, sedang, dan ringan berturut-turut sebagai berikut 18,8%, 64,1%, dan 17,2%. Didapatkan jumlah pasien dengan peningkatan hematokrit berat, sedang, dan ringan berturut-turut sebagai berikut 42,2%, 57,8%, dan 0%. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara derajat trombositopenia dengan kejadian DSS (p<0,05) dan peningkatan hematokrit dengan kejadian DSS (p<0,05). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kejadian DSS (p>0,05) dan derajat leukopenia dengan kejadian DSS (p>0,05). Kesimpulan. Semakin berat derajat trombositopenia dan peningkatan hematokrit pada pasien anak DBD maka semakin beresiko terjadinya DSS.} }