A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Vania and Yusak Adi },
title ={Prarencana pabrik pembuatan MEK berbahan baku 2-butanol kapasitas produksi 65.000 ton/tahun},
year={2017},
url={http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9489/},
abstract={Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang berada dalam fase perbaikan kondisi perekonomian melalui proses industrialisasi. Industri kimia merupakan salah satu sektor industri yang sangat penting dan menyumbang devisa negara. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman, kebutuhan masyarakat akan bahan kimia terus meningkat. Metil Etil Keton (MEK) merupakan salah satu bahan kimia yang sangat dibutuhkan di Indonesia seiring dengan terus berkembangnya jumlah industri pengguna senyawa MEK. Berdasarkan data BPS tahun 2008 sampai 2013, menyatakan belum adanya produksi MEK dalam negeri, sehingga Indonesia masih harus mengimpor MEK dari negara lain. Pemenuhan kebutuhan MEK dalam negeri harus tercapai agar proses industrialisasi di Indonesia dapat berjalan dengan baik dan terus berkembang. Oleh sebab itu, pendirian pabrik MEK di Indonesia mempunyai peluang yang cukup besar dan prospektif untuk direalisasikan.
Proses pembuatan MEK terdiri dari dua tahap utama, yaitu reaksi pembentukan MEK dan proses pemurnian MEK. Proses pembentukan MEK dilakukan melalui reaksi dehidrogenasi katalitk 2-butanol dalam sebuah reaktor fixed bed yang berisi tumpukan katalis CuO pada suhu 300oC dan tekanan 1 atm. Reaksi dehidrogenasi dipilih karena menghasilkan konversi reaksi besar, tekanan operasi rendah, dan selektivitas reaksi tinggi. Reaksi dehidrogenasi katalitik 2-butanol menghasilkan MEK sebagai produk utama dan gas hidrogen sebagai produk samping. Proses pemurnian MEK dilakukan dengan menggunakan proses distilasi menghasilkan produk MEK dengan kemurnian tinggi 99,5%. Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi MEK adalah 2-butanol dengan kemurnian 99,5% yang diimpor dari China. Banyaknya pabrik-pabrik di China yang memproduksi 2-butanol menyebabkan produk 2-butanol dari China memiliki kualitas yang bagus dan harga yang bersaing.
Prarencana pabrik MEK dari 2-butanol memiliki rincian sebagai berikut:
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas (PT)
Produksi : metil etil keton (MEK) dan gas hidrogen
Status Perusahaan : Swasta
Kapasitas Produksi : 65.000 ton/tahun
Hari Kerja Efektif : 330 hari/tahun
Sistem Operasi : Kontinyu
Masa Konstruksi : 2 tahun
Waktu mulai Beroperasi : Tahun 2019
Bahan Baku : 2-butanol
Kapasitas Bahan Baku : 203.369,2424 kg/hari
Utilitas:
• Refrigeran Propena (R-1270) : 17.975,8377 kg/jam
• Air : Air Sanitasi = 7,26 m3/hari
Air Pendingin = 2.451,94 m3/hari
• Listrik : 2.165,1473 kW/hari
• Bahan Bakar : Batu Bara = 10.831,84 kg/hari
Solar = 1,627 m3/hari
• Flue Gas : 196.816,85 kg/hari
Jumlah Tenaga Kerja : 120 orang
Lokasi Pabrik : kawasan industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Kelurahan Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur
Luas Pabrik : 149.100 m2
Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan didapatkan :
• Fixed Capital Investment (FCI) : Rp732.938.427.284,33
• Working Capital Investment (WCI) : Rp374.980.869.548,07
• Total Production Cost (TPC) : Rp4.758.402.061.712,82
• Penjualan per tahun : Rp5.311.191.971.010,49
Analisa ekonomi dengan Metode Discounted Flow:
• Rate of Return (ROR) sebelum pajak : 31,60%
• Rate of Return (ROR) sesudah pajak : 23,49%
• Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 66,85%
• Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 49,01%
• Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 3,2778
• Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 4,0033
• Break Even Point (BEP) : 40,69%
• Minimum Acceptable Rate of Return (MARR) : 32,51%}
}