@thesis{thesis, author={Indah Lydia}, title ={Karakteristik fisikokimia dan organoleptik yogurt buah naga merah (Hylocereus polyrhizus l.) dengan berbagai proporsi sari buah dan susu UHT}, year={2014}, url={http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9718/}, abstract={Karakteristik fisikokimia dan organoleptik yogurt buah naga merah (Hylocereus polyrhizus l.) dengan berbagai proporsi sari buah dan susu UHT. Di bawah bimbingan: 1. Ir. Ira Nugerahani, M.Si 2. Ir. Theresia Endang Widoeri, M.P. ABSTRAK Fruit yogurt adalah yogurt yang dalam proses pembuatannya dilakukan penambahan sari buah, daging buah, atau bagian buah lainnya sebagai penambah cita rasa, warna dan aroma dengan tujuan untuk meningkatkan sifat organoleptik yogurt. Salah satu jenis buah yang dapat ditambahkan adalah buah naga merah. Penambahan bubur buah naga pada pembuatan yogurt menimbulkan permasalahan rasa langu yang disebabkan oleh aktivitas enzim lipoksigenase. Bau langu pada buah naga merah dapat dikurangi dengan pemanfaatan sari buah naga merah pada pembuatan fruit yogurt. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik fisikokimia dan organoleptik yogurt buah naga merah dengan berbagai proporsi sari buah naga merah dan susu UHT. Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAK (Rancangan Acak Kelompok) Faktorial dengan satu faktor yaitu proporsi sari buah naga merah dan susu UHT (0:100 ; 5:95 ; 10:90 ; 15:85 ; 20:80 ; 25:75). Pengulangan dilakukan 4 kali untuk setiap perlakuan. Parameter yang diuji meliputi uji organoleptik (kesukaan terhadap warna dan rasa), pH, warna dengan color reader CR-10 dan total asam, dengan data pendukung total bakteri asam laktat (BAL) dengan metode angka lempeng total (ALT). Data yang diperoleh dianalisa secara statistik dengan uji ANOVA (Analysis of Varians) pada α = 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Jarak Nyata Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) untuk menentukan taraf perlakuan mana yang memberikan perbedaan nyata. Semakin tinggi proporsi sari buah naga merah memberikan pengaruh nyata terhadap intensitas kemerahan (redness), tingkat keasaman, dan tingkat kesukaan terhadap warna yogurt naga merah semakin meningkat, meskipun kesukaan terhadap warna tidak berbeda nyata setelah penggunaan sari buah naga merah lebih dari 15%. Tingkat kecerahan (lightness), intensitas kekuningan (yellowness), pH yogurt dan tingkat kesukaan terhadap rasa yogurt naga merah berbeda nyata dengan semakin tinggi proporsi sari buah naga merah yang digunakan.} }