A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Aileen }, title ={Identifikasi sifat fisikokimia dan organoleptik susu nabati yang diformulasikan dengan linear programming}, year={2017}, url={http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9782/}, abstract={Tingkat konsumsi susu di Indonesia masih rendah karena adanya masyarakat yang menderita laktosa dan kasein intolerans, aroma susu yang kurang disukai serta harganya yang relatif tinggi. Susu nabati dapat dijadikan sebagai minuman alternatif pengganti susu sapi. Kacang-kacangan dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan susu nabati. Kacang kenari dan almond sebagai sumber lemak dan kacang merah serta kacang tunggak sebagai sumber protein dapat dikombinasikan dalam pembuatan susu nabati. Formula susu nabati yang diteliti ditentukan dengan menggunakan bantuan linear programming, yaitu formula dengan kadar protein dan kadar lemak yang paling tinggi dan harga produksi paling rendah. Ketiga formula tersebut diulang sebanyak tiga kali. Sifat dan karakteristik ketiga formula susu nabati dibandingkan untuk mengetahui formula yang menghasilkan karakteristik susu nabati yang paling disukai panelis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nyata pada kadar total padatan, kadar protein dan kadar lemak serta warna, viskositas dan tingkat kesukaan warna, viskositas dan rasa akibat formula susu nabati yang berbeda. Kadar protein tertinggi yang bisa dicapai dari ketiga formula susu nabati adalah 2,86% sedangkan kadar lemak tertinggi yaitu 6,17%. Berdasarkan hasil pengujian, susu nabati dengan dasar formula lemak tertinggi memiliki tingkat viskositas yang paling mendekati susu sapi (0,0020 Pas) yaitu 0,0038 Pas serta tingkat kesukaan organoleptik yang paling tinggi terutama pada parameter rasa yaitu 3,60 dari skala 1-5. Susu nabati ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia yang rendah dan menjadi alternatif pilihan untuk menggantikan susu sapi.} }