A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionhev1v4mnod4iatdjtnbqtoe5m95b0g29): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Aniroh Umi and Sri Utami Anggun},
title ={HUBUNGAN UMUR KEHAMILAN DAN RIWAYAT PERSALINAN
DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUMAH SAKIT ISLAM AT-TAQWA GUMAWANG KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2019},
year={2021},
url={http://repository2.unw.ac.id/1514/},
abstract={Asfiksia bayi baru lahir menempati penyebab kematian bayi
ke-3 di dunia dalam periode awal kehidupan. Berbagai kemungkinan yang
menyebabkan asfiksia neonatorum yaitu umur kehamilan, riwayat persalinan dan
banyak faktor lainnya. Tujuan : untuk mengetahui Hubungan Umur Kehamilan
dan Riwayat Persalinan dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit
Islam At-Taqwa Gumawang Kabupaten Oku Timur Provinsi Sumatera Selatan
tahun 2019.
Metode : Penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik dan pendekatan
case control (kelompok kasus dan kontrol). Metode sampling yang digunakan
adalah purposive sampling.
Hasil : Responden yang mengalami asfiksia neonatorum sebanyak 44 responden
(50%) dan tidak mengalami asfiksia neonatum sebanyak 44 responden (50%).
Umur kehamilan preterm/posterm sebanyak 46 responden (52,3%) dan aterm
sebanyak 42 responden (47,7%). Riwayat persalinan tidak normal sebanyak 45
responden (51,1%) dan normal sebanyak 43 responden (48,9%).
Simpulan : Ada hubungan antara umur kehamilan dengan kejadian asfiksia
neonatorum (p-value 0,001), ada hubungan antara riwayat persalinan dengan
kejadian asfiksia neonatorum (p-value 0,010).
Saran : Diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih meningkatkan
penyuluhan bagi ibu hamil tentang pentingnya antenatal care dengan
memberikan pelayanan yang sesuai standar yang sudah ditentukan.}
}