@thesis{thesis, author={Aprilliana Melati and Warrahmah Warrahmah}, title ={KAJIAN POTENSI LARVASIDA EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L. ) TERHADAP LARVA NYAMUK Aedes aegypti}, year={2021}, url={http://repository2.unw.ac.id/1705/}, abstract={Latar Belakang: Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama dari penyakit DBD ( Demam Berdarah Dengue). Di Indonesia kasus DBD berfluktuasi setiap tahunnya dan cenderung semakin meningkat angka kesakitannya dan sebaran wilayah yang terjangkit semakin luas. Pengendalian vektor DBD dapat dilakukan dengan cara penggunaan larvasida alami. Salah satu larvasida alami yang dapat digunakan adalah daun pepaya. Metabolit sekunder yang terkandung dalam daun pepaya seperti alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid, tanin, dan steroid dapat menyebabkan kematian pada larva nyamuk Aedes aegypti. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan melihat data sekunder yang dipublikasikan di jurnal internasional (SCIMAGO) dan jurnal nasional (SINTA). Hasil: Konsentrasi optimal ekstrak daun pepaya yang berpotensi sebagai larvasida terhadap nyamuk Aedes aegypti adalah konsentrasi 1%. Konsentrasi esktrak 0,030% dengan nilai LC50 sebesar 215,96 ppm termasuk kedalam kategori toksik. Kematian larva Aedes aegypti pada berbagai konsentrasi ekstrak etanol daun pepaya disebabkan karena kandungan zat aktif dalam ekstrak tersebut. Daun pepaya memiliki banyak kandungan zat aktif yang memiliki potensi sebagai larvasida tehadap larva Aedes aegypti. Kesimpulan: Konsentrasi optimal ekstrak daun pepaya (Carica papaya L) yang berpotensi sebagai larvasida terhadap nyamuk Aedes aegypti adalah konsentrasi 1%. Konsentrasi esktrak 0,030% dengan nilai LC50 sebesar 215,96 ppm termasuk kedalam kategori toksik. Kata Kunci: Aedes aegypti, Larvasida, Ekstrak Daun Pepaya} }