@thesis{thesis, author={Dyahariesti Niken and Septyani Putri Assysifa}, title ={ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA KOMBINASI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA TAHUN 2020}, year={2021}, url={http://repository2.unw.ac.id/1748/}, abstract={Latar Belakang: Terapi kombinasi disarankan pada pasien hipertensi yang memiliki tekanan darah tidak terkontrol dengan terapi tunggal. Biaya pengobatan semakin meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terapi kombinasi obat antihipertensi yang paling cost effective pada pasien rawat inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis farmakoekonomi metode Cost Effectiveness Analysis (CEA) yang dilakukan secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Data dikelompokkan berdasarkan pola terapi dan kelas ruang perawatan pasien kemudian dilakukan analisis untuk mendapatkan terapi yang cost effective berdasarkan ACER dan ICER. Hasil: Jenis pola terapi kombinasi antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah kombinasi dua obat yaitu sebanyak 10 pasien (53%). Berdasarkan hasil studi total rata-rata biaya medik langsung terendah berada pada pasien dengan terapi ACEI + CCB + ? Bloker + Diuretikb yaitu Rp. 1.116.300. Terapi dengan ACER terendah yaitu Diuretika + ARB + ? Bloker (Rp. 15.257). Hasil ICER kombinasi ACEI + CCB + ? Bloker + Diuretikb + Agonis ?2 Sentral + ACEI memiliki nilai terendah (Rp. 25.353) jika dibandingkan dengan terapi standar. Namun, terapi CCB + ? Bloker, Diuretika + ACEI + CCB, Diuretika + ARB + ? Bloker, ARB + CCB + ? Bloker + Agonis ?2 Sentral bersifat dominan terhadap terapi standar pada cost effectiveness grid. Sehingga, terapi yang paling cost effective berdasarkan ACER dan ICER adalah Diuretika + ARB + ? Bloker. Simpulan: Terapi yang paling cost effective berdasarkan ACER dan ICER adalah Diuretika + ARB + ? Bloker. Kata Kunci: Antihipertensi, efektivitas, biaya.} }