@thesis{thesis, author={Candra Irawati Arista and Novan Maulana Pandji}, title ={KAJIAN YURIDIS FENOMENA BALAP LIAR DI WILAYAH AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG}, year={2021}, url={http://repository2.unw.ac.id/1948/}, abstract={Dalam peraturan perundang-undangan,seseorang dilarang mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang diperbolehkan sebagaimana dimaksud dalam pasal 21 Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan/atau berbalapan dengan kendaraan bermotor yang lain sebagaimana yang telah di jelaskan pada Pasal 115 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dan Fenomena yang terjadi masih banyak aksi balap liar yang dilakukan oleh para remaja.Penelitianini adalah jenis penelitian hukum, dimana penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, adapun latar dari penelitian ini adalah Satlantas Polres Semarang sebagai ojek penelitian dan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Semarang sebagai informan. Wawancara yang mendalam digunakan oleh peneliti dalam menjawab suatu dugaan kebenaran yang masih sementara dengan teknik analisis deskriptif.Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pihak kepolisian dalam rangka menanggulangi dan memberi efek jera bagi pelanggar lalu lintas dalam aksi balap liar dilakukan dengan cara penangkapan secara langsung di tempat lokasi yang dijadikan tempat berlangsungnya balap liar, menyita/melakukan penilangan terhadap motor yang terjaring penangkapan berupa denda. Dan kendala dalam penanggulangan dan pemberian efek jera terhadap pelanggaran lalu lintas dalam aksi balap liar antara lain sesorang yang berusaha kabur dari penangkapan pihak kepolisian membirkan begitu saja dengan alasan keselamatan untuk pengendara yang berusaha kabur dan pihak dari kepolisian itu sendiri yang sedang melaksanakan penangkapan.} }