@thesis{thesis, author={Coni Santana S. S Antoninho and Galih Yudanari Yunita}, title ={GAMBARAN STIGMA MASYARAKAT TERHADAP PASIEN SEMBUH DARI CORONAVIRUS DESEASE DI KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG}, year={2021}, url={http://repository2.unw.ac.id/2042/}, abstract={Latar Belakang : Sars-CoV-2 adalah virus penyebab penyakit coronavirus (COVID-19) yang menyebabkan kematian sehingga menimbulkan stigma dari masyarakat baik bagi penderita bahkan pasien yang sudah sembuh. Stigma yang tidak diselesaikan memperburuk kondisi pasien karena tidak mendapat pertolongan bahkan menghambat penyelesaian pandemik. Tujuan : Mengetahui gambaran stigma masyarakat terhadap pasien sembuh dari Coronavirus Desease di Desa Candirejo Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Metode : Desain penelitian ini deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini remaja di Desa Candirejo Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dengan sampel sebanyak 78 responden diambil dengan teknik random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan kuesioner. Data di analisis menggunakan rumus distribusi frekuensi dan di hitung menggunakan soft ware program pengolahan data SPSS. Hasil : Masyarakat sebagian besar mempunyai stigma masyarakat terhadap pasien sembuh dari Coronavirus Desease kategori tinggi (85,9%) yaitu mempunyai perception of self kategori tinggi (85,9%), self-exclusion kategori tinggi (98,7%), subterfuge terhadap kategori tinggi (75,6%), social withdrawal kategori tinggi (74,4%), over compenastion kategori tinggi (71,8%) dan fear of disclosure kategori tinggi (70,5%). Saran : Diharapkan masyarakat lebih peduli dengan pasien yang sembuh dan mengurangi stigma dan diskriminasi yang muncul di lingkungan. Kata Kunci : Stigma, pasien sembuh, Coronavirus Desease Kepustakaan : 65 (2011-2020)} }