@thesis{thesis, author={Eka Pratiwi Sherlly}, title ={ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF NY. H UMUR 24 TAHUN DI BPM SULISTINAH Amd.Keb DESA PLOSOREJO KECAMATAN RANDUBLATUNG KABUPATEN BLORA}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2125/}, abstract={Pelayanan kebidanan komprehensif dan berkualitas merupakan pelayanan terpadu yang dilakukan tenaga kesehatan melalui pelayanan kesehatan yang meliputi kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus. Tahun 2017 AKI di Blora sebanyak 15 kasus, sedangkan pada tahun 2018 mengalami penurunan sebanyak 13 kasus, dan AKB pada tahun 2018 juga mengalami penurunan yaitu sebanyak 58 kasus, dibandingkan tahun 2017 sebanyak 168 kasus, namun masih tergolong tinggi dibanding Kabupaten Rembang. Tujuan Penelitian : Mampu melakukan asuhan kebidanan pada Ny. H secara komprehensif meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus sesuai manajemen Varney 7 langkah dan pendokumentasian dengan metode SOAP. Metode : penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil : Asuhan pada kasus Ny. H setelah dilakukan pengkajian sampai evaluasi dari kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus sejak tangggal 5 Mei 2021 ? 27 Mei 2021. Evaluasi hasil Ny. H selama kehamilan tidak ditemukan kelainan dan kesenjangan. Asuhan pada persalinan didapatkan kesenjangan pada kala II tidak memakai APD lengkap yaitu tidak memakai kacamata, pelindung kepala dan sepatu boot saat melakukan persalinan. Asuhan masa nifas tidak terjadi kesenjangan. Asuhan pada BBL Ny H berjenis kelamin laki-laki, tidak ditemukan tanda bahaya dan kelainan kongenital. Kesimpulan : setelah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif terdapat kesenjangan antara teori dan fakta yang terjadi pada kehamilan dan persalinan. Saran : Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan asuhan kebidanan secara komprehensif serta mampu menjadi tolak ukur pemberian pelayanan oleh tenaga kesehatan kepada masyarakat dan dapat lebih dipatuhi dan dilaksanakan oleh klien.} }