@thesis{thesis, author={RAMADHINI NURSHABRINA AMALIA and Susilo Jatmiko}, title ={EVALUASI PENGGUNAAN OBAT DAN RASIONALITAS ANTIDIABETIK ORAL PASIEN RAWAT JALAN RSUD KRT. SETJONEGORO WONOSOBO}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2300/}, abstract={Latar Belakang : Penyakit Diabetes Mellitus termasuk ke dalam Penyakit Tidak Menular yang meningkat terus menerus tiap tahun. Evaluasi penggunaan Obat dilakukan untuk memastikan agar obat yang digunakan aman, tepat, dan efektif kepada pasien. Pengobatan yang rasional yaitu sesuai dengan kebutuhan klinis pasien, dosis sesuai, serta biaya yang tidak terlalu mahal. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental menggunakan data sekunder catatan medik pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Sampel yang digunakan sebanyak 52 pasien. Pedoman menggunakan Standar Perkeni tahun 2019 dan 2021. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan penggunaan obat tunggal glimepiride = 11,54%, glikazide = 1,92%, metformin= 7,70%, dan pioglitazone= 1,92%. Kombinasi 2 obat (metformin+ glimepiride) sebanyak= 30,78%; (metformin + glikazide)= 1,92%; (metformin + glikuidone)= 1,92%; (metformin + pioglitazone)= 5,77%; (glimepiride + pioglitazone)= 5,77%, dan (glimepiride + glikazide)= 1,92%. Kombinasi 3 obat (metformin + glimepiride + pioglitazone) = 19,23%; (metformin + glikuidone + pioglitazone)= 1,92%; (metformin + glikazide + akarbose)= 1,92%; (metformin + pioglitazone + akarbose)= 3,85%; dan (glimepiride + pioglitazone + akarbose)= 1,92%. Tepat dosis tunggal 21,16%, kombinasi 2 obat 46,15%, kombinasi 3 obat 25%. Tepat Indikasi 100%. Tepat obat tunggal 23,08%, kombinasi 2 obat 46,15%, kombinasi 3 obat 28,85%. Kerasionalan penggunaan obat 90,38% Simpulan : Penggunaan obat antidiabetik oral pada pasien diabetes mellitus tipe 2 paling banyak menggunakan terapi tunggal glimepiride sebesar 50% (6 pasien), terapi kombinasi 2 obat (metformin + glimepiride) sebanyak 64% (16 pasien), dan terapi kombinasi 3 (metformin + glimepiride + pioglitazone) sebanyak 66,66% (10 pasien). Kerasionalan obat di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo berdasarkan tepat dosis, tepat indikasi dan tepat obat dengan kategori rasional sebanyak 90,38% dan tidak rasional sebanyak 9,66%. Kata Kunci : Diabetes Mellitus Tipe II, Antidiabetik Oral, Evaluasi, RSUD Wonosobo.} }