@thesis{thesis, author={AMELIA RAHMAN LARASATI and Minarsih Tri}, title ={KAJIAN KADAR PESTISIDA PADA BERBAGAI SAMPEL SAYURAN}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2325/}, abstract={Latar Belakang : Pestisida merupakan zat berbahan kimia yang digunakan untuk membantu pertumbuhan tanaman dengan memberantas hama, penyakit, dan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Penggunaan pestisida, salah satunya adalah pada sayuran secara berlebihan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pestisida, kadar pestisida, serta kesesuaian kadar pestisida pada sayuran dengan Batas Maksimum Residu (BMR) yang ditetapkan oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian artikel dengan melakukan kajian dengan mencari kesamaan diantara beberapa literatur jurnal yang berkaitan dengan masalah dan tujuan penelitian dan diambil kesimpulan. Sebanyak 2 jurnal internasional dan 3 jurnal nasional digunakan dalam penelitian ini. Hasil : Pada kelima artikel ditemukan 9 jenis pestisida dengan kadar bervariasi. Kadar pestisida klorpirifos sebesar 0,008 mg/kg ? 0,5878 mg/kg, profenos sebesar 0,07 mg/kg, endosulfan sebesar 0,05 mg/kg ? 1,5 mg/kg, imidakloprid sebesar 0,009 mg/kg ? 2,65 mg/kg, emamektin benzoat sebesar 0,07 mg/kg ? 0,92 mg/kg, lufenuron sebesar 0,67 mg/kg, bifenthrin sebesar 0,03 mg/kg ? 0,66 mg/kg, diafebthiuron sebesar 0,03 mg/kg ? 0,05 mg/kg, cypermethrin sebesar 0,08 mg/kg ? 1,67 mg/kg. Rentang nilai BMR sebesar 0,01 mg/kg ? 2 mg/kg sesuai dengan jenis sayuran dan jenis pestisida yang digunakan. Simpulan : Jenis pestisida yang terdapat pada sampel adalah klorpirifos, imidakloprid, endosulfan, profenofos, emamektin benzoat, lufenuron, bifentrin, diafentiuron, dan sipermetrin. Rentang kadar residu yang dutemukan pada sampel adalah 0,008 mg/kg ? 2,65 mg/kg. Kadar residu pada sampel 1 dan 2 melebihi nilai BMR yang ditetapkan. Kata Kunci : pestisida, residu, sayuran, BMR} }