@thesis{thesis, author={Afri Juliandari Kriska and Sofiyanti Ida}, title ={PERBEDAAN PERKEMBANGAN BAHASA SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN METODE STORY TELLING DI PAUD BALQIST SUBI}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2373/}, abstract={Latar Belakang: Kemampuan berbahasa merupakan indikator seluruh perkembangan anak di bandingkan perkembangan lainnya. Artinya aspek ini memegang peranan penting dalam perkembangan anak dan mempengaruhi perkembangan anak di masa yang akan datang. Untuk meningkatkan perkembangan bahasa pada anak diperlukan stimulasi yang tepat. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan pada anak adalah story telling. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan bahasa sebelum dan sesudah pemberian story telling pada anak prasekolah di PAUD Balqist Subi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan one group pre-test and post-test design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa PAUD Balqist Subi berjumlah 28 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner perkembangan bahasa 3-5 tahun dan analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat Hasil: Nilai rata-rata perkembangan bahasa anak usia prasekolah sebelum diberikan story telling 19.27 dan sesudah diberikan story telling 26.27. Dilakukan uji normalitas pada data pre-test 0.832 (p > 0.005) sehingga data pre-test berdistribusi normal. Data post-test 0.002 (p < 0.005) sehingga data post-test berdistribusi tidak normal. Analisa bivariat menggunakan dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai p = 0.001 (p < 0.005). Sehingga ada perbedaan perkembangan bahasa sebelum dan sesudah diberikan story telling. Simpulan: Pemberian metode story telling efektif untuk meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah dengan p-value 0.001. Orang tua sebaiknya membiasakan bercerita atau mendongeng kepada anaknya untuk menstimulasi perkembangan bahasanya. Kata kunci: (Story Telling, Perkembangan Bahasa, Stimulasi)} }