@thesis{thesis, author={Saparwati Mona and Zeni Amalia Firdha}, title ={HUBUNGAN BURNOUT DENGAN BEBAN KERJA PERAWAT DI PUSKESMAS BANYUBIRU}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2487/}, abstract={Latar Belakang: Tugas perawat yang bekerja di Puskesmas Banyubiru setelah munculnya pandemic Covid-19 memiliki tugas pelayanan yang ekstra dan bekerja ganda yang meningkatkan beban pekerjaan sehingga dapat memicu timbulnya kejenuhan (burnout) di tempat kerja.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara burnout dengan beban kerja perawat. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan uji korelasi menggunakan Total Sampling terhadap 38 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner NASA TLX untuk mengukur beban kerja dan Maslach Burnout Inventory (MBI) untuk mengukur tingkat burnout. Yang kemudian dilakukan pengujian dengan uji Pearson. Hasil Penelitian: Dari 38 responden di Puskesmas Banyubiru didapatkan hasil rerata perawat berada pada tingkat burnout ringan dengan beban kerja ringan sebesar 86,8% dan sisanya berada pada kategori sedang 10,5%, tinggi 2,6%. Dari hasil uji Pearson dapat disimpulkan adanya hubungan Burnout dengan beban kerja sebesar r < 0,05 (p value = 0,00). Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara burnout dengan beban kerja perawat di Puskesmas Banyubiru dengan nilai p value = 0,00 (r<0,05). Hal ini terjadi adanya beban kerja yang dapat mempengaruhi tingkat burnout responden. Saran: Perawat diharapkan dapat mengantisipasi burnout yang muncul akibat beban kerja yang tinggi dengan meningkatkan koping perawat. Kata Kunci : Burnout, Beban Kerja, Perawat} }