@thesis{thesis, author={Dinda Kurniasari Nadhea and Mawardika Tina}, title ={HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PELAKSANAAN VAKSIN COVID-19 PADA IBU MENYUSUI DI MASA PANDEMI}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2548/}, abstract={Antibodi ibu menyusui yang divaksin Covid-19 dapat disalurkan melalui ASI sehingga bermanfaat bagi bayi yaitu meningkatkan kekebalan tubuh. Namun demikian masih banyak ibu menyusui yang tidak bersedia untuk di vaksin. Salah satu faktor yang mempengaruhi ibu menyusui tidak mau vaksinasi adalah pengetahuan. Semakin baik pengetahuan ibu yang menyusui tentang vaksin covid-19 maka semakin baik sikap mereka sehingga meningkat praktik pelaksanaan vaksin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan vaksin covid-19 pada ibu menyusui di masa pandemi. Metode : Desain penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui di Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara sebanyak 137 orang dengan sampel sebanyak 92 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil : Tingkat pengetahuan tentang vaksin covid-19 pada ibu menyusui di masa pandemi hampir setengah dari responden kategori cukup (44,6%). Praktik pelaksanaan vaksin covid-19 pada ibu menyusui di masa pandemi sebagian besar sudah melaksanakan vaksin covid-19 (51,1%). Ada hubungan yang bermakna tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan vaksin covid-19 pada ibu menyusui di masa pandemi, didapatkan p value (0,000) < ? (0,05). Saran : Sebaiknya ibu menyusui aktif menggali informasi terkait vaksin covid-19 yaitu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau sumber informasi lainnya. Ibu menyusui sebaiknya melaksanakan pemberian vaksin covid-19 jika sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan.} }