@thesis{thesis, author={Susilo Jatmiko and Yulfi Aulia}, title ={KESESUAIAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PEMBANTU KERKOPAN KOTA MAGELANG}, year={2021}, url={http://repository2.unw.ac.id/2595/}, abstract={Hipertensi merupakan suatu keadaan terjadinya peningkatan tekanan darah diatas normal (sistolik/diastolik>140/90 mmHg) secara kronis dengan prevalensi semakin meningkat dari 25,8%(2013) menjadi 34,1%(2018), dapat berlanjut pada kerusakan lebih berat organ seperti stroke, jantung koroner, serta penyempitan ventrikel kiri/bilik kiri.Tujuan penelitian mendeskripsikan karakteristik pasien hipertensi, profil penggunaan obat antihipertensi dan mengevaluasi kesesuaian penggunaan obat antihipertensi berdasarkan algoritma PERKI Metode: Metode penelitian observasional analitikal retrospektif, yaitu kumpulan rekam medis pasien hipertensi rawat jalan tanpa komorbiditas di Puskesmas Pembantu Kerkopan Kota Magelang. Jumlah sampel 180 resep. Hasil: Karakteristik pasien hipertensi perempuan (68,89%), laki-laki (31,11%). Usia pasien hipertensi 18-59 tahun (68,89%), ?60 tahun (31,11%). Tekanan darah pasien stage 1 usia <60 tahun (28,89%) dan usia ? 60 tahun (15,56%.), stage 2 usia <60 tahun (39,44%) dan usia ?60 tahun (16,11%). Golongan obat terbanyak CCB yaitu amlodipine 10 mg (50,56%), amlodipine 5 mg (36,67%), nifedipine 10 mg (1,67%). Kesesuaian penggunaan obat antihipertensi dibandingkan algoritma PERKI (2015) persentase sesuai 21,11%,tidak sesuai 78,89%,ketidaksesuaian diakibatkan efek samping obat. Kesimpulan: Karakteristik pasien terbanyak perempuan, rentang usia 18-59 tahun, tekanan darah terbanyak pada stage 2, obat terbanyak CCB. Kesesuaian terhadap algoritma PERKI (2015) sebesar 21,11%, dan tidak sesuai 78,89% akibat efek samping obat} }