@thesis{thesis, author={Apriliana Ramadhani Melati and WAHYU LESTARI MUTIA}, title ={UJI AKTIVITAS SALEP EKSTRAK PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta) TERHADAP LUKA SAYAT PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2678/}, abstract={Latar Belakang: Herba patikan kebo (Euphorbia hirta) merupakan salah satu tumbuhan yang sering digunakan sebagai obat penyembuhan pada luka. Pada penelitian ini herba patikan kebo (Euphorbia hirta) akan dibuat dalam bentuk sediaan salep pada penyembuhan luka sayat tikus putih jantan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari ekstrak Patikan kebo (Euphorbia hirta) yang dapat menyembuhkan luka sayat pada tikus putih jantan. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental yang diawali dengan ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, ekstrak kemudian diuji skrining fitokimia dan diformulasikan menjadi sediaan salep yang akan diujikan pada hewan tikus jantan dengan konsentrasi 5%,10% dan 15%. Kontrol positif menggunakan povidone Iodine 10% dan kontrol negatif menggunakan basis salep, pengamatan pada luka sayat tikus dilakukan selama 21 hari. Hasil: Hasil skrining fitokimia mendapatkan positif flavonoid, tanin dan saponin. Lama waktu penyembuhan luka sayat pada salep ekstrak patikan kebo konsentrasi 5%, 10%, 15%, kontrol positif, dan kontrol negatif adalah 13 hari, 12 hari, 9 hari, 8 hari, dan 18 hari. Salep ekstrak patikan kebo konsentrasi 15% menghasilkan aktivitas paling baik dalam penyembuhan luka karena memiliki efek yang hampir sama dengan kontrol positif. Kesimpulan: Skrining fitokimia ekstrak patikan kebo positif mengandung flavonoid, tanin dan saponin serta lama waktu penyembuhan luka yang paling cepat yaitu pada konsentrasi 15%. Kata Kunci: Salep, Patikan kebo (Euphorbia hirta), luka sayat.} }