@thesis{thesis, author={PARIYANTI PARIYANTI and Sunnah Istianatus}, title ={FORMULASI DAN EVALUASI SIFAT FISIK SHAMPO EKSTRAK DAGING LABU KUNING (Cucurbita moschata Duch.)}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2683/}, abstract={Latar Belakang : Labu kuning mengandung senyawa metabolit flavonoid yang diduga dapat mencegah rambut rontok dan memperbaiki sel-sel rambut yang rusak. Untuk itu perlu diformulasikan dalam sediaan shampo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi shampo ekstrak daging labu kuning serta sifat fisiknya Metode : Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Sampel yaitu shampo dengan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 1% (F1), 5% (F2), 10% (F3), dan 0% (F-). Evaluasi sifat fisik meliputi evaluasi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa, dan stabilitas. Data diuji secara statistik menggunakan one-way anova Hasil : Berdasarkan hasil pengujian, shampo secara organoleptis memiliki bentuk cair, berwarna bening (F-), kuning bening (F1), jingga bening (F2), dan jingga (F3), berbau mentol serta khas labu. Shampo dinyatakan homogen jika tidak terdapat partikel-partikel kasar pada hasil evaluasi. Nilai pH yaitu 5,73±0,025- 6,33±0,015. Nilai viskositas yaitu 1130±45,83-11440±150,9 cps. Nilai tinggi busa yaitu 7,3±0,252-11,4±0,208 cm. Hasil uji one-way anova diperoleh nilai signifikansi 0,000<0,05. Formula shampo yang dibuat stabil selama 14 hari penyimpanan pada suhu kamar dan uji cycling test Simpulan : Sediaan shampo dengan variasi konsentrasi ekstrak (0%,1%,5%) memiliki sifat fisik yang memenuhi syarat, untuk konsentrasi 10% tidak memenuhi sifat fisik. Semua formulasi shampo ekstrak labu kuning dinyatakan stabil. Kata Kunci : shampo, labu kuning, sifat fisik} }