@thesis{thesis, author={AYU PRAMESTI DYAH and Sunnah Istianatus}, title ={PENENTUAN FLAVONOID TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK JAHE EMPRIT (Zingiber officinale Var. Amarum) DENGAN VARIASI PELARUT EKSTRAKSI}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2703/}, abstract={Latar Belakang : Jahe emprit merupakan jahe yang banyak digunakan diindustri obat. Senyawa terkandung pada jahe emprit yaitu senyawa flavonoid contohnya flavonol, senyawa fenolik yaitu gingerol dan shogaol. Ekstraksi refluks menggunakan tiga variasi pelarut yaitu etanol 96%, etil asetat, dan n-heksan karena tingakat kepolaran masing-masing pelarut berbeda dapat mempengarui proses ekstraksi sehingga senyawa yang tertarik mempengaruhi penentuan kadar flavonoid dan antioksidan. Tujuan penelitian untuk membandingkan pengaruh variasi pelarut terhadap flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak jahe emprit. Metode : Penelitian menggunakan jahe emprit, metode ekstraksi refluks dengan tiga pelarut, etanol 96%, etil asetat, n-heksan. Penentuan kadar flavonoid total menggunakan metode kolorimetri. Aktivitas antioksidan menggunakan metode ABTS dan uji statistik menggunakan one way anova untuk melihat perbedaan signifikan flavonoid total dan aktivitas antioksidan. Hasil : Hasil diperoleh dengan randemen ekstrak etanol 96% (8,183%), ekstrak etil asetat (6,425%), n-heksan (3,126%), kandungan senyawa flavonoid masing- masing ekstrak jahe emprit yaitu ekstrak etil asetat (81,5 QE/g), ekstrak n-heksan (97,316 QE/g), etanol 96% (103, 93 QE/g) dan hasil IC50 ekstrak etil asetat (20,223 ppm), ekstrak n-heksan (25,104 ppm), dan ekstrak etanol 96%, (28,67 ppm). Kesimpulan : Kadar flavonoid total jahe emprit ekstrak etil asetat (81,5 QE/g), ekstrak n-heksan (97,316 QE/g), dan etanol 96% (103, 93 QE/g), sedangkan nilai IC50 ekstrak etil asetat (20,223 ppm), ekstrak n-heksan (25,104 ppm), dan ekstrak etanol 96% (28,67 ppm) dengan nilai sig (p<0,005). Kata Kunci : Jahe Emprit, Pelarut, Flavonoid, Antioksidan} }