@thesis{thesis, author={Isfaizah Isfaizah and Trinova Rana}, title ={GAMBARAN GANGGUAN FUNGSI SEKSUAL PADA AKSEPTOR KB IMPLANT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG BANJAR KOTA JAMBI TAHUN 2021}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2721/}, abstract={Latar Belakang: Penggunaan kontrasepsi implan dapat menurunkan gairah seksual maupun kualitas hubungan seksual yang dapat mengganggu keharmonisan keluarga Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana gambaran gangguan fungsi seksual pada akseptor KB implant di Wilayah Puskesmas Talang Banjar Kota Jambi Tahun 2021. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran gangguan fungsi seksual pada akseptor KB implant di Wilayah Puskesmas Talang Banjar Kota Jambi Tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Talang Banjar Bulan Februari 2022. Populasi adalah seluruh akseptor KB implant lebih dari 2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Talang Banjar yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner dan menggunakan alat ukur Instrumen penelitian ini menggunakan Female Sexual Function Index Questionnaire (FSFI). Analisis dengan analisis univariat. Hasil: Gambaran gangguan fungsi seksual pada akseptor KB implant bahwa seluruh responden mengalami disfungsi seksual yaitu sebanyak 35 responden (100%). Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami gangguan dorongan seksual 20 orang (57,1%), sebagian responden tidak mengalami gangguan bangkitan seksual 18 orang (51,4%), sebagian besar responden mengalami lubrikasi seksual 19 orang (54,3%), sebagian besar responden tidak mengalami gangguan orgasme 19 orang (54,3%), sebagian besar responden tidak mengalami gangguan kepuasan 28 orang (80%) dan sebagian besar responden mengalami gangguan nyeri seksual 19 orang (54,3%) Simpulan: Seluruh akseptor implan mengalami gangguan disfungsi seksual. Maka dari itu sangat dibutuhkan peran tenaga kesehatan dalam memberikan konseling mengenai disfungsi seksual dalam penggunaan KB implan.} }