@thesis{thesis, author={Andayani Ari and Karsila Cici}, title ={FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI RSUP DR. RIVAI ABDULLAH PALEMBANG TAHUN 2021}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2724/}, abstract={Latar Belakang: Menurut World Health Organization (WHO) kejadian ketuban pecah dini (KPD) berkisar antara 5-10% dari semua kelahiran. KPD preterm terjadi 1% sedangkan kehamilan aterm 22% dari semua kehamilan. Faktor penyebab KPD yaitu faktor umum: infeksi, faktor sosial, perokok, peminum, paritas dan sosial ekonomi rendah faktor keturunan: genetik, faktor obstetrik: kehamilan kembar, hidramnion, serviks inkompeten, serviks konisasi, cephalopelvic disproporsi, kelainan letak, pandular abdomen dan grandemultipara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelainan letak janin, paritas dan usia dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUP Dr. Rivai Abdullah Palembang Tahun 2021. Metode: penelitian bersifat kuantitatif dengan menggunakan Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian ibu bersalin yang dirawat yang berjumlah 57 responden diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil: analisis univariat diketahui distribusi frekuensi kejadian ketuban pecah dini sebanyak 12 responden (21,1%), responden yang mengalami kelainan letak janin sebanyak 10 responden (17,5%), responden dengan paritas resiko tinggi sebanyak 8 responden (14%), usia responden sebanyak 16 responden (28,1%) dengan usia resiko tinggi di RSUP Dr. Rivai Abdullah Palembang Tahun 2021. Hasil bivariat diketahui ada hubungan kelainan letak janin (p value 0,026), paritas (p value 0,026) dan usia (p value 0,026) dengan ketuban pecah dini. Simpulan: terdapat hubungan kelainan letak janin, paritas dan usia dengan ketuban pecah dini di RSUP Dr. Rivai Abdullah Palembang Tahun 2021.} }