@thesis{thesis, author={FEBRIANTY PUTRI PRATIWI NUR and Pontang Galeh Septiar}, title ={GAMBARAN KARAKTERISTIK KELUARGA, POLA ASUH, DAN RIWAYAT BALITA DENGAN STUNTING DI DESA KEBONAGUNG KECAMATAN SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG}, year={2022}, url={http://repository2.unw.ac.id/2741/}, abstract={Latar Belakang: Stunting adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran karakteristik keluarga balita, pola asuh, dan riwayat balita dengan stunting di Desa Kebonagung. Metode: Penelitian deskriptif menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel total sampling, dengan jumlah responden 23 balita. Pengambilan data melalui pengukuran antropometri, kuesioner dan wawancara, data disajikan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa balita stunting berusia 25-59 bulan sebesar 18 (78,3%), usia hamil pertama ibu <20 tahun sebesar 7 (30,4%) dan 20-35 tahun 16 (69,6%). Pekerjaan orang tua yaitu ayah bekerja 23 (100%) dan ibu tidak bekerja 19 (82,6%). Pendidikan ayah yaitu SD 11 (47,8%), SMP 9 (39,1%), dan pendidikan ibu yaitu SD 9 (39,1%), SMP 8 (34,8%). Jumlah anak kecil (?2) sebesar 20 (87%). Pendapatan keluarga rendah sebesar 13 (56,5%). Pola asuh penelantar 14 (60,9%), permisif 2 (8,7%), dan demokratis 7 (30,4%). Riwayat penyakit infeksi tidak pernah 5 (21,75%) dan jarang (?2 kali) 18 (78,3%), riwayat BBLR sebesar 3 (13%) BBLR dan 20 (87%) tidak BBLR, dan 11(47,8%) tidak ASI Eksklusif. Kesimpulan: Karakteristik keluarga balita yaitu sebagian besar ibu tidak bekerja dengan pendidikan orang tua tamatan SD-SMP, sebagian besar pendapatan keluarga rendah, pola asuh sebagian besar penelantar, riwayat penyakit infeksi jarang (?2 kali), sebagian besar balita tidak BBLR, dan sebagian tidak ASI Eksklusif. Kata Kunci: Gambaran, Stunting, Balita} }