@thesis{thesis, author={Haliza Suratinoyo Nur}, title ={PROFIL TERAPI DAN LAMA PERAWATAN PASIEN DEMAM TIFOID DI RST DR. ASMIR SALATIGA}, year={2023}, url={http://repository2.unw.ac.id/3539/}, abstract={Latar Belakang : Demam Tifoid merupakan penyakit menular yang biasanya ada di negara negara penghasilan rendah dan menengah. Demam Tifoid adalah penyakit infeksi Salmonella Typhi dan demam paratifoid oleh Salmonella Paratyphi A dan B yang dapat mengakibatkan 76% demam enterik secara global. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk menganalisis profil terapi dan lama perawatan Pasien Demam Tifoid RST dr. Asmir Salatiga. Metode : Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental dengan rancangan metode deskriptif bersifat retrospektif di rekam medik pasien demam tifoid di RST. dr. Asmir Salatiga periode Januari ? Desember 2022. Teknik total Sampling dengan jumlah sampel 60 memenuhi kriteria. Hasil : Karateristik pasien Demam Tifoid sekitar 62% berjenis kelamin laki-laki dan Perempuan sekitar 38%, usia balita 3%, usia anak 8%, usia remaja 27%, usia dewasa 32%, usia pra lansia 15%, dan usia lansia 15%. Profil terapi pasien Demam tifoid si RST dr. Asmir Salatiga meliputi golongan penisilin (Amoksisilin 1,7% dan ampisillin 1,7%) serta golongan sefalosporin (Sefotaksim 13,3% dan Seftriakson 83,3%) dengan rute pemberian secara intravena. Lama perawatan rawat inap pasien demam tifoid dengan frekuensi terbanyak menggunakan seftriakson dengan rata-rata 3,5 hari. Kesimpulan : Profil terapi pasien demam tifoid di RST dr. Asmir Salatiga meliputi amoksisilin (1,7%), ampicilin (1,7%), sefotaksim (13,3%), seftriakason (83,3%) dengan rute pemberian secara intravena, dan lama perawatan dengan rata-rata 3,5 hari menggunakan seftriakson. Kata Kunci: Profil terapi, Demam Tifoid.} }