@thesis{thesis, author={Ula Jumratun}, title ={UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DAN KULIT BUAH NAGA PUTIH (Hylocereus undatus) DENGAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-2 pikrilhidrazil)}, year={2023}, url={http://repository2.unw.ac.id/3546/}, abstract={Antioksidan adalah senyawa yang berguna untuk menetralisir peningkatan radikal bebas melindungi sel dari efek toksik yang dihasilkan. Pada penelitian ini menggunakan bahan alam pada kulit buah naga. Kulit buah naga merupakan limbah yang jarang dimanfaatkan, padahal kulit buah naga mengandung senyawa penangkap radikal bebas yang cukup tinggi. Tujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan yang lebih baik dan potensi antioksidan pada ekstrak kulit buah naga merah dan kulit buah naga putih berdasarkan nilai IC 50. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, ekstraksi menggunakan metode maserasi untuk menganalisis kandungan metabolit sekunder flavonoid, tannin, saponin, alkaloid dan fenol secara kualitatif dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan konsentrasi 1, 2, 3, 4 dan 5 ppm secara kuantitatif dan analisis statistika dengan uji Oneway anova. Hasil: Ekstrak kulit buah naga merah dan kulit buah naga putih mengandung metabolit sekunder yaitu flavonoid, tanin, saponin, alkaloid dan fenol. Uji aktvitas antioksidan ekstrak kulit buah naga merah dengan nilai IC 50 5,14 + 0,068, ekstrak kulit buah naga putih dengan nilai IC 50 5,96 + 0,462. kuersetin dengan IC 50 4,28 + 0,012. Hasil uji statistika dengan uji Oneway anova yaitu p-value >0,05 tidak berbeda signifikan. Kesimpulan: Potensi antioksidan ekstrak kulit buah naga merah dan kulit buah naga putih berpotensi sangat kuat. Dengan hasil uji statistika tidak terdapat perbedaan signifikan.} }