@thesis{thesis, author={Irawati Alfina}, title ={PERBEDAAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BUNGA BROKOLI MENGGUNAKAN PERBEDAAN PELARUT (Brassica oleracea var.italica)}, year={2023}, url={http://repository2.unw.ac.id/3593/}, abstract={Bunga brokoli (Brassica oleracea var. italica) merupakan tanaman yang mengandung metabolit sekunder diantaranya tannin, saponin, flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan farmakologis diantaraya sebagai antioksidan. Penyarian metabolit sekunder menggunakan pelarut etanol 96% dan aseton 95%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aktivitas antioksidan terhadap perbedaan pelarut ekstraksi. Metode : Bunga brokoli yang menjadi sampel diperoleh dari desa Bandungan. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi. Pengujian aktivitas antioksidan mengggunakan metode DPPH, diukur absorbansi menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil : Dari penelitian ini memperoleh %rendemen ekstrak bunga brokoli menggunakan pelarut etanol 96% sebesar 16,26% dan pelarut aseton sebesar 18,95%, hasil dari identifikasi kualitatif metabolit sekunder menunjukan bahwa ekstrak bunga brokoli mengandung senyawa tannin,saponin dan flavonoid. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% bunga brokoli didapatkan nilai rata- rata ± SD pada nilai IC 50 yaitu 122,76 ± 0,207 ppm dan hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak aseton 95% bunga brokoli didapatkan nilai rata-rata ± SD IC 50 ekstrak bunga brokoli yaitu 158,67 ± 1,829 ppm. Simpulan : Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat perbedaan aktivitas antioksidan dengan nilai IC 50 pada ekstrak etanol 96% sebesar 122,76 ± 0,207 ppm dan ekstrak aseton 95% sebesar 158,67 ± 1,829 ppm yang termasuk dalam antioksidan sedang.} }