@thesis{thesis, author={Ariyanto Putri Nanda}, title ={POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN DI RST DR. ASMIR SALATIGA PERIODE MEI 2023}, year={2023}, url={http://repository2.unw.ac.id/3646/}, abstract={Hipertensi merupakan penyakit karena adanya peningkatan tekanan darah di atas normal secara menetap. Pada saat hipertensi keadaan tekanan darah sistolik meningkat ?140 mmHg dan pada tekanan darah diastolik ?90 mmHg setelah dua kali pengukuran secara terpisah. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pola penggunaan obat antihipertensi rawat jalan di RST dr. Asmir Salatiga periode Mei 2023. Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat retrospektif, yaitu penelitian dengan menggunakan data yang lalu. Data yang diperoleh dari penelusuran rekam medik pasien hipertensi tunggal dan hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 instalasi farmasi rawat jalan di RST dr. Asmir Salatiga periode Mei 2023 dengan jumlah sampel 60 data rekam medik yang ditulis dalam lembar pengumpulan data. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa pasien hipertensi tunggal banyak dialami oleh perempuan yaitu 53,33% dan pasien hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 banyak dialami oleh laki-laki yaitu 53,33%. Usia 26-65 tahun pada hipertensi tunggal yaitu 56,67% dan hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 yaitu 83,33% menjadi persentase tertinggi dalam penelitian. Pola penggunaan obat instalasi farmasi rawat jalan di RST dr. Asmir Salatiga periode Mei 2023 pada pasien hipertensi tunggal yaitu menggunakan obat tunggal (16,67%), 2 kombinasi obat (70%) dan 3 kombinasi obat (13,33%). Golongan obat yang digunakan diantaranya adalah obat CCB, ARB dan beta-blocker. Pada pasien hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 yaitu menggunakan obat tunggal (46,66%), 2 kombinasi obat (36,67%) dan 3 kombinasi obat (16,67%). Golongan obat yang digunakan diantaranya adalah obat diuretik, CCB, ARB dan beta-blocker. Kesimpulan : Pola penggunaan obat antihipertensi instalasi farmasi rawat jalan di RST dr. Asmir Salatiga periode Mei 2023 pada pasien hipertensi tunggal yang paling banyak digunakan yaitu 2 obat kombinasi dari CCB + ARB (70%). Hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 paling banyak yaitu obat tunggal dari ARB (33,33%).} }