@thesis{thesis, author={Budi Kristiawan Da Silva Philipus}, title ={PENGARUH KONSENTRASI HPMC SEBAGAI SUSPENDING AGENT TERHADAP SIFAT FISIK DAN PENETAPAN KADAR SUSPENSI IBUPROFEN}, year={2023}, url={http://repository2.unw.ac.id/3697/}, abstract={Ibuprofen merupakan salah satu obat golongan AINS yang diperkenalkan pertama kali di banyak negara. Ibuprofen bersifat analgesik, antiinflamasi dan antipiretik. Kelarutan ibuprofen praktis tidak larut dalam air, sehingga dalam pembuatan diperlukan cairan pembawa untuk menstabilkannya. HPMC sebagai suspending agent terhadap sifat fisik suspensi ibuprofen dan mengevaluasi konsentrasi ibuprofen dalam sediaan suspensi. Konsentrasi HPMC yang umum digunakan pada pembuatan suspensi adalah 0,45% - 1%. Metode: Merancang formula, membuat sediaan, dan mengevaluasi sediaan suspensi. Variasi konsentrasi suspending agent HPMC digunakan yaitu 0,5%, 0,75% dan 1%. Evaluasi yang dilakukan meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, bobot jenis, sedimetasi. Pengukuran kadar suspensi ibuprofen dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 220,50 nm. Analisis data dilakukan pengujian melalui SPSS dengan versi 23. Hasil: Pengujian mutu fisik suspensi berdasarkan parameter organoleptik (bentuk, warna, bau, dan rasa) memiliki bentuk cairan, warna putih, bau khas jeruk, rasa agak manis, pH 5, viskositas berkisar 103,5-1057,3 cPs, bobot jenis berkisar 1,090-1,103, (g/ml) ukuran partikel berkisar 4,211-5,812 µm, sedimentasi berkisar 0,84-0,86, dan redispersi berkisar 87%-92%. Kadar suspensi ibuprofen diperoleh F1 sebesar 99,86 %, F2 sebesar 105,163 %, F3 sebesar 103,503 %. Kesimpulan: Pengujian mutu fisik suspensi ibuprofen berdasarkan parameter organoleptik, pH, viskositas, bobot jenis, ukuran partikel, sedimentasi, redispersi memenuhi syarat sesuai lieteratur. Kadar suspensi ibuprofen memenuhi syarat 90-110%.} }