@thesis{thesis, author={Ivo Teresia Devanda}, title ={FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RAWAT INAP ULANG PADA PASIEN DENGAN GAGAL JANTUNG KONGESTIF DI RSUD DR. GUNAWAN MANGUNKUSUMO AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG}, year={2024}, url={http://repository2.unw.ac.id/3831/}, abstract={Latar Belakang : Pasien-pasien CHF sering rawat inap ulang akibat adanya kekambuhan menyebabkan putus asa dan takut kematian. Beberapa faktor yang mempengaruhi rawat inap ulang adalah dukungan keluarga, kepatuhan terapi pengobatan dan kepatuhan diet rendah garam. Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian rawat inap ulang pada pasien gagal jantung kongestif. Metode : Desain pada penelitian ini menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti pasien CHF yang pernah menjalani rawat inap ulang di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa dengan jumlah sampel 34 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Analisis data yang digunakan chi square yang diolah dengan program pengolahan data SPSS. Hasil : Dukungan keluarga sebagian besar kategori baik (55,9%), kepatuhan terapi pengobatan sebagian besar kategori rendah (52,9%), kepatuhan diet rendah garam sebagian besar kategori rendah (52,9%), kejadian rawat inap ulang sebagian besar kategori tinggi (64,7%). Ada hubungan yang bermakna dukungan keluarga (p-value = 0,006), kepatuhan terapi pengobatan (p-value = 0,040) dan kepatuhan diet rendah garam (p-value = 0,006) dengan kejadian rawat inap ulang. Kesimpulan : dukungan keluarga, kepatuhan terapi pengobatan dan kepatuhan diet rendah garam berhubungan dengan kejadian rawat inap ulang. Saran : Pasien CHF harus mematuhi terapi obat dan diet rendah garam yang telah ditentukan dengan menunjukkan lembar observasi setiap kali kontrol agar tidak terjadi rawat inap ulang. Kata Kunci : dukungan keluarga, kepatuhan terapi pengobatan, kepatuhan diet rendah garam, kejadian rawat inap ulang, pasien CHF Kepustakaan : 40 (2013-2022)} }