@thesis{thesis, author={Setiawati Vindi}, title ={ANALISIS KADAR VITAMIN C DALAM SARI NANAS DAN INFUSED WATER BUAH NANAS (Ananas comosus L) DENGAN VARIASI SUHU DAN LAMA PERENDAMAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS}, year={2024}, url={http://repository2.unw.ac.id/3872/}, abstract={Buah nanas merupakan tanaman yang mengandung vitamin C, yang dikenal sebagai antioksidan penting bagi tubuh. Infused water adalah air putih yang diberi tambahan irisan buah atau sayuran segar dan didiamkan beberapa saat. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C pada infused water buah nanas dengan variasi suhu dan lama perendaman. Metode: penentuan secara kuantitatif kadar vitamin C sari buah nanas dan infused water buah nanas dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Analisis data menggunakan software SPSS versi 25. Hasil: Hasil uji kuantitatif penetapan kadar vitamin C sari nanas sebanyak 4,332 ± 0,096 mg/100gr, kadar vitamin C dalam infused water suhu ruang dengan lama perendaman 3 jam, 6 jam dan 12 jam berturut-turut sebanyak 0,744 ± 0,005 mg/100gr, 0,888 ± 0,023 mg/100gr dan 1,162 ± 0,015 mg/100gr , serta kadar vitamin C infused water suhu kulkas dengan lama perendaman 3 jam, 6 jam dan 12 jam hasilnya berturut-turut sebanyak 0,695 ± 0,012 mg/100gr, 0,841 ± 0,019 mg/100gr dan 0,982 ± 0,020 mg/100gr. Kadar vitamin sari nanas lebih tinggi dibandingkan infused water buah nanas. Hasil uji SPSS dengan uji Post Hoc Test menunjukkan 2 nilai signifikansi nilai signifikansi >0,05 dan signifikansi <0,05. Kesimpulan: Uji post hoc menunjukkan 2 nilai signifikansi, yaitu terdapat perbedaan signifikan antara kadar vitamin C yakni infused water dengan lama perendaman 12 jam penyimpananan suhu ruang dibandingkan suhu kulkas, dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kadar vitamin C terdapat dalam infused water penyimpanan suhu ruang yang dibandingkan suhu kulkas dengan lama perendaman 3 dan 6 jam.} }