@thesis{thesis, author={Prasetianingrum Hesti}, title ={FORMULASI DAN AKTIVITAS TABIR SURYA SECARA INVITRO KRIM NANO EMULSI MINYAK BIJI LABU KUNING (Cucurbita moschata Seed Oil)}, year={2024}, url={http://repository2.unw.ac.id/4006/}, abstract={Minyak biji labu kuning dengan kandungan flavonoid dan terpenoid memiliki kemampuan sebagai aktivitas tabir surya. Formulasi dilakukan dengan menggunakan metode homogenisasi. Tujuan penelitian ini memformulasikan minyak biji labu kuning menjadi krim nanoemulsi dan mengevaluasi karakteristik fisik serta aktivitas tabir surya. Metode: Penelitian eksperimental dimulai dengan skrining fitokimia minyak biji labu kuning, kemudian formulasi krim nanoemulsi dengan konsentrasi (F1) 0,5% dan (F2) 1% serta pengujian karakteristik fisik organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, sentrifugasi, tipe emulsi,viskositas. Pengukuran aktivitas tabir surya menggunakan metode in vitro secara spektrofotometri UV-Vis, interval 5 nm dari panjang gelombang 290 nm - 320 nm diukur absorbansinya dan dianalisis dengan persamaan Mansur. Data karaktetik fisik dan nilai SPF dianalisis menggunakan Anova One Way taraf kepercayaan 95%. Hasil: Skrining fitokimia positif flavonoid dan terpenoid. Karakteristik fisik organoleptis krim nanoemulsi (F1) dan (F2) berwarna putih, homogen dan tidak terjadi pemisahan fase. Uji pH (F1) 4,33 ± 0,57; (F2) 4,66 ± 0,577; viskositas (F1) 9,58 ± 0,36 cP; (F2) 8,64 ± 0,707. Daya sebar (F1) 3,56 ± 0,34 cm; (F2) 4,86 ± 0,37 cm; daya lekat (F1) 1,4 ± 0,11 detik ; (F2) 1,43 ± 0,07 detik. Nilai SPF krim nanoemulsi (F1) 5 dan (F2) 6, proteksi sedang hingga ekstra. Analisis (F1) dan (F2) perbedaan signifikan p=0,000. Kesimpulan: Konsentrasi nanoemulsi minyak biji labu kuning berpengaruh terhadap karakteristik fisik daya sebar krim nanoemulsi tetapi tidak berpengaruh pada daya lekat, viskositas, pH dan nilai SPF.} }