@thesis{thesis, author={Linosi Siadari Kristy}, title ={PERBANDINGAN TEPUNG GANDUM (Triticum aestivum L.) DAN TEPUNG GANDUM HITAM (Secale cereale L.) SEBAGAI ABSORBEN TERHADAP KUALITAS MINYAK JELANTAH}, year={2024}, url={http://repository2.unw.ac.id/4014/}, abstract={Minyak jelantah mengandung senyawa berbahaya seperti asam lemak bebas, karbonil, dan peroksida, yang dapat menyebabkan dampak karsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi adsorben alami berupa Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung Gandum Hitam (Secale cereale L.) dalam meningkatkan kualitas minyak. Metode : Penelitian ini dirancang sebagai studi eksperimen komparatif dengan metode titrasi asidi-alkalimetri dan iodometri menggunakan alat titrasi untuk membandingkan efektivitas Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung Gandum Hitam (Secale cereale L.) sebagai adsorben terhadap kualitas minyak jelantah. Data dianalisis menggunakan oneway Anova, uji LSD, dan Independent Simple T-test. Hasil : Rata-rata penurunan asam lemak bebas (ALB) menggunakan Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) 10g: -0.4%; 20g: -0.49%, sedangkan pada Tepung Gandum Hitam (Secale cereale L.) 10g: -0.40%; 20g yaitu -0.46%. Pada rata-rata penurunan bilangan peroksida menggunakan Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) 10g: -10.504mEq O2/kg; 20g: -17.978 mEq O2/kg, sedangkan pada Tepung Gandum Hitam (Secale cereale L.) 10g hasilnya -11.11 mEq O2/kg; 20g: -15.352 mEq O2/kg. Adanya perlakuan pemanasan tanpa adsorben membuktikan bahwa pemanasan berpengaruh dalam meningkatkan kadar asam lemak bebas (ALB) dan bilangan peroksida. Simpulan : Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung Gandum Hitam (Secale cereale L.) dapat menurunkan kadar asam lemak bebas (ALB) dan bilangan peroksida, namun berat dan jenis tepung tidak memiliki perbedaan bermakna terhadap penurunan kadar asam lemak bebas (ALB) dan bilangan peroksida.} }