@thesis{thesis, author={Mustika Tomagola Fadila}, title ={FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAK NORMALAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA MEBEL DI KECAMATAN BANYUMANIK}, year={2023}, url={http://repository2.unw.ac.id/4236/}, abstract={Gangguan fungsi paru adalah kerusakan atau menurunnya fungsi paru-paru yang diakibatkan oleh beberapa faktor seperti, debu, asap, gas yang berbahaya yang terhisap oleh tubuh. Faktor penyebab gangguan fungsi paru lainnya adalah usia, kebiasaan merokok, kebiasaan berolahraga, gender, penggunaan APD dan pola hidup yang dijalani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara faktor-faktor dengan ketidak normalan fungsi paru pada pekerja mebel di Kecamatan Banyumanik. Metode: jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Quota Sampling dengan jumlah sampel 65 pekerja menggunakan rumus Snedecor GW & Cochran WG (1967). Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner dan pengukuran fungsi paru menggunakan Peak Flow Meter. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan ?= 0,05. Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok (p=0,008) dan penggunaan APD masker (p=0,019) dengan ketidak normalan fungsi paru. Tidak ada hubungan antara divisi kerja (p=0,814), durasi kerja (p=0,959), dan masa kerja (p=0,349) dengan ketidak normalan fungsi paru pada pekerja mebel di Kecamatan Banyumanik. Simpulan: ada hubungan antara kebiasaan merokok dan penggunaan APD masker terhadap ketidak normalan fungsi paru. Tidak ada hubungan antara divisi kerja, durasi kerja dan masa kerja terhadap ketidak normalan fungsi paru.} }