@thesis{thesis, author={Lisnawati Desi}, title ={Hubungan Densitas Energi Dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia 45-54 Tahun Di Desa Leyangan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang}, year={2024}, url={http://repository2.unw.ac.id/4345/}, abstract={Latar Belakang: Prevalensi hipertensi di kabupaten Semarang sebesar 34,1%, dimana termasuk dalam peringkat ke 5 prevalensi hipertensi tertinggi di jawa tengah. Data Survei Konsumsi Indonesia (SKI) tahun 2023, angka konsumsi penduduk Jawa Tengah menunjukkan adanya kecenderungan untuk mengonsumsi makanan padat energi. Salah satu faktor pemicu peningkatan tekanan darah ialah indeks massa tubuh (IMT). Tujuan: Mengetahui hubungan densitas energi dan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian hipertensi pada usia 45-54 tahun. Metode: Studi korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah laki-laki dan perempuan usia 45-54 tahun yang tinggal di Desa Leyangan. Sampel 86 orang dengan metode proportional random sampling. Pengambilan data hipertensi menggunakan sphygmomanometer air raksa, densitas energi menggunakan lembar Food Frequency semi kuantitatif, indeks massa tubuh (IMT) menggunakan timbangan digital dan microtoise. Analisis bivariat menggunakan uji koefisien kontingensi (? =0,05). Hasil: Densitas energi paling banyak dalam kategori tinggi yaitu 82,5%. Indeks massa tubuh (IMT) paling banyak dalam kategori obesitas I 38,4%. Responden yang mengalami hipertensi yaitu 54,7%. Ada hubungan densitas energi dengan kejadian hipertensi (p=0,000). Ada hubungan indeks massa tubuh (IMT) (p=0,000). Simpulan: Ada hubungan antara densitas energi dan indeks massa tubuh (IMT) dengan hipertensi pada usia 45-54 tahun di Desa Leyangan. Kata Kunci: Densitas Energi, Indeks Massa Tubuh (IMT), Kejadian Hipertensi Kepustakaan: 40 (2014-2023)} }