@thesis{thesis, author={DAMANIK MASDIANA}, title ={GAMBARAN KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI MEMINUM OBAT ANTIHIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD LAMANDAU}, year={2024}, url={http://repository2.unw.ac.id/4439/}, abstract={Latar belakang: Dari prevalensi hipertensi sebesar 34,1% diketahui bahwa 8,8% terdiagnosis hipertensi dan 54,4% orang yang terdiagnosis hipertensi rutin minum obat, 32,3% tidak rutin minum obat serta 13,3% tidak minum obat. Menurut Departemen Kesehatan tahun 2021, sekitar 60% pasien yang sudah diberikan resep obat antihipertensi oleh dokter tidak meminum obat sesuai dengan anjuran. Kepatuhan menjalani pengobatan bagi penderita hipertensi merupakan hal penting karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan namun harus selalu dikontrol atau dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi yang dapat berujung pada kematian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pasien hipertensi meminum obat antihipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Lamandau. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasinya yaitu rerata pasien hipertensi yang memeriksakan diri ke RSUD Lamandau berjumlah 198 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 66 responden dengan teknik pengambilan purposive sampling. Hasil: Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa kepatuhan meminum obat pasien hipertensi rawat jalan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Lamandau paling banyak pada kategori patuh sedang sebesar 47 pasien (71,2%). Adapun faktor- faktor yang paling mempengaruhi adalah usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pernikahan. Saran: Disarankan bagi pasien hipertensi, khususnya di RSUD Lamandau dapat meningkatkan pemahamannya bahwa betapa pentingnya kepatuhan minum obat antihipertensi dalam meningkatkan kualitas hidupnya. Disarankan pula bagi masyarakat umum agar lebih dapat menjaga diri dari penyakit hipertensi termasuk gejala-gejalanya. Kata kunci: Hipertensi, Kepatuhan Minum Obat} }