@thesis{thesis, author={WULANDARI DEVI EKA}, title ={PENGELOLAAN MANAJEMEN KESEHATAN TIDAK EFEKTIF DENGAN EDUKASI KESEHATAN PADA KELUARGA ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGALAMI ISPA DI WILAYAH PUSKESMAS LEREP}, year={2024}, url={http://repository2.unw.ac.id/4455/}, abstract={Manajemen kesehatan tidak efektif adalah pola penanganan keluarga yang tidak memuaskan yang bertujuan untuk proses pemulihan kondisi kesehatan anggota keluarga yang sakit. Manajemen kesehatan tidak efektif bisa terjadi ketika seseorang atau keluarga mengalami gangguan kesehatan karena gaya hidup yang tidak sehat dan kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan yang dapat mengatur kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan ISPA yaitu salah satu penyebab utama penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian. Pencemaran lingkungan seperti merokok di dalam rumah dan asap kendaraan dapat mengancam kesehatan terutama ISPA. Peran ibu yang harus mengetahui pencegahannya dengan cara perilaku hidup bersih dan sehat. Keluarga yang kurang memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat menjadikan manajemen kesehatan yang tidak efektif. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan manajemen kesehatan tidak efektif dengan edukasi kesehatan pada keluarga anak usia sekolah yang mengalami ISPA di wilayah Puskesmas Lerep. Metode penulisan yang digunakan dalam menyusun karya tulis ilmiah ini yaitu penelitian deskriptif dengan pengelolaan yang dimulai dari pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Pengelolaan manajemen kesehatan tidak efektif pada keluarga dilakukan selama 3 hari. Tindakan yang dilakukan yaitu edukasi kesehatan mengenai penyakit ISPA seperti pengertian, penyebab, gejala yang timbul, faktor resiko, pencegahan dan penanganan ISPA. Edukasi kesehatan dilakukan secara bertahap agar keluarga dapat menerima informasi yang disampaikan. Masalah kesehatan ISPA pada keluarga anak usia sekolah yang mengalami ISPA dapat teratasi walaupun kurang maksimal. Saran bagi keluarga adalah agar saling memperhatikan dan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat terutama pada anak ? anak yang memang perlu dibimbing dan diberi contoh demi kesehatan keluarga serta bagi petugas kesehatan supaya dilakukan penyuluhan kesehatan mengenai penyakit ISPA terutama pada anak ? anak.} }