@thesis{thesis, author={Nadila Amanatun}, title ={PENGELOLAAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DENGAN RANGE OF MOTION PADA STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD DR. GONDO SUWARNO KAB. SEMARANG}, year={2024}, url={http://repository2.unw.ac.id/4511/}, abstract={Strok non hemoragik (SNH) adalah suatu kondisi yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah parsial ke otak atau semuanya akan berhenti. Masalah unum yang sering terjadi pada penderita Stroke yaitu Gangguan Mobilitas Fisik. Gangguan Mobilitas Fisik merupakan adanya keterbatasan fisik pada salah satu bagian tubuh atau pada bagian ekstremitas sehingga dilakukan tindakan keperawatan berupa latihan ROM (Range Of Motion) secara berkala. Range Of Motion adalah latihan yang dilakukan untuk meningkatkan gerakan pada sendi secara normal dengan tujuan untuk meningkatkan pergerakan tonus otot. Tujuan: Penilitin ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan untuk menetahui mengenai pergerakan otot setelah dilakukan pengelolaan selama 3 hari pada pasien Stroke Non Hemoragik dengan Gangguan Mobilitas Fisik. Mempertahankan atau memelihara kekuatan otot, mempertahankan mobilitas persendian, merangsang sirkulasi darah dan mencegah kelainan bentuk. Metode : Jenis penelitian ini deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan pada pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD dr. Gondo Suwarno Kabupaten Semarang yang meliputi pengkajian, menegakkan Diagnosa Keperawatan, Melakukan perencanaan Keperawatan, Implementasi Keperawatan serta evaluasi Keperawatan Hasil : Hasil penelitian menunjukan pasien mengalami gangguan mobilitas fisik dari hasil pemeriksaan ekstremitas bagian kanan mengalami kelemahan sehingga intervensi keperawatan yang diberikan adalah terapi ROM 2 kali sehari pagi dan sore selama tiga hari pengelolaan, pasien mengalami peningkatan kekuatan otot dari 2 menjadi 3. Simpulan : Terapi ROM terbukti efektif meningkatkan kemampuan mobilitas fisik kekuatan otot pada pasien dengan Stroke Non Hemoragik.} }