@thesis{thesis, author={Idham Afif Naufal}, title ={Pengembangan Usaha Agroindustri Frozen Fish Pada UD. Bayu Segara Banyuwangi Dengan Pendekatan Decision Support System (DSS)}, year={2022}, url={https://sipora.polije.ac.id/13730/}, abstract={Penelitian ini mengambil tempat penelitian perusahaan yang bergerak di bidang agroindustri Frozen Fish. Pengambilan lokasi penelitian bertempat di UD. Bayu Segara Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi dan menganalisis kinerja aspek hukum, aspek pemasaran, aspek produksi, aspek manajemen dan sumber daya manusia,aspek lingkungan dan aspek keuangan pada UD. Bayu Segara dan merekomendasikan strategi perbaikan yang bisa dilakukan perusahaan UD. Bayu Segara dalam upaya pengembangan usaha berdasarkan hasil analisis aplikasi DSS UMKM v.2.0. Pendekatan Decision Support System (DSS) menjadi salah satu cara alternatif untuk menganalisis berbagai masalah dalam perusahaan sehingga dapat mencari solusi untuk masalah yang mencakup berbagai aspek seperti Hukum, Pemasaran, Produksi, Manajemen dan sumber daya manusia, dan Keuangan atau berbagai aspek yang terdapat dalam aplikasi DSS. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa prioritas perbaikan yang perlu dilakukan perusahaan diantaranya; (1) aspek hukum, hasil analisis executive summary serta kelengkapan dokumen dan legalitas usaha yang dimiliki berada pada kondisi yang layak untuk dikembangkan, dengan indikator perusahaan yang telah memiliki NPWP, SIUP, dan perusahaan sudah berbentuk UD. (2) pemasaran, pada aspek pemasaran UD. Bayu Segara secara keseluruhan berada pada kondisi layak dikembangkan (feasible), dengan indikator tingkat permintaan dan kualitas produk yang tinggi, pangsa pasar yang luas, serta posisi perusahaan sebagai market leader. (3) produksi, pengembangan fasilitas dan peralatan produksi; UD. Bayu Segara secara keseluruhan berada pada kondisi layak dikembangkan (feasible), dengan indikator lokasi usaha yang mudah dijangkau, dan tingkat tenaga kerja yang mudah dan banyak ditemukan dalam jangkauan satu kecamatan dengan lokasi perusahaan. (4) MSDM, pelengkapan berkas izin usaha dan pelatihan karyawan supaya lebih baik dalam melaksanakan pekerjaaan; (5) lingkungan, harga jual mengikuti BEP pada saat bahan baku berada dalam keadaan harga tertinggi; (6) keuangan, pencatatan aspek keuangan secara detail dan terperinci supaya arus keuangan dapat dipantau dengan baik.} }