@thesis{thesis, author={Lestari Beta Dwining}, title ={Proseshidrolisis dauntebu (saccharumofficinarum l.) Dengan variasi konsentrasi asam dan waktu pada pembuatan bioetanol #DC}, year={2018}, url={https://sipora.polije.ac.id/14214/}, abstract={Salahsatujenisenergibarudanterbarukanyang mempunyaipotensidanpeluang pengembangan yang cukup baik adalah bioetanol. Bioetanol generasi kedua adalahbioetanol berbahanbakulignoselulosayangketersediaannyamelimpah. Dauntebu memilikikandunganlignoselulosayang tinggi.Berdasarkanhasil analisis, daun tebu mengandung 6,78% hemiselulosa, 50,13% selulosa dan 18,80% lignin.Untukmenjadibioetanol daun tebumelaluiprosespretreatment, hidrolisis,fermentasidandistilasi.Hidrolisismerubah selulosadan hemiselulosa menjadiglukosauntukselanjutnyadifermentasi. Darihasilhidrolisisdengan perlakuan lamawaktuhidrolisis30,45dan60menitdiketahuihasilterbaik diperolehpadaproses hidrolisisselama 30menit.Sedangkanhasilhidrolisis menggunakanvariasikonsentrasikatalis 1M,3M,dan5Mdiperolehhasilterbaik padakonsentrasi1Mdengangulareduksi7,20%dan totalgula18,29%.Hasil terbaikdengannilaibrix18% yaitusubstratdengankonsentrasikatalis1Mdan hidrolisisselama30 menit.Substratselanjutnyadifermentasi72jam.Darihasil distilasipadasampelpertamadiperoleh3mlbioetanoldenganrendemen15%. Padasampelkeduadanketigadiperolehkadarbioetanol31,2%dan31,6% dengan rendemen 35% dan 40%. Katakunci:daun tebu, waktuhidrolisis, dankonsentrasikatalis.} }