@thesis{thesis, author={Yudhatama Raditya}, title ={Efek Penambahan Kompos Kulit Kopi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Andungsari}, year={2022}, url={https://sipora.polije.ac.id/14733/}, abstract={Sistem perbanyakan kopi ada dua cara yaitu generatif dan vegetatif. Perbanyakan sistem generatif adalah perbanyakan tanaman kopi dengan menggunakan biji sebagai bahan dasar untuk perbanyakan tanaman. Pembibitan merupakan tahapan awal yang dapat menciptakan produksi, dan bahan baku yang bagus. Untuk menyuplai kebutuhan unsur hara bagi tanaman diperlukan pemupukan. Pupuk ada dua jenis yaitu anorganik dan organik. Pemberian pupuk organik diduga mampu untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman. Salah satu bahan organik yang dapat dijadikan pupuk yaitu limbah kulit buah kopi mengandung bahan organik dan unsur hara yang bagus untuk digunakan sebagai media tanam. Tugas akhir ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan kompos kulit kopi terhadap pertumbuhan bibit arabika (Coffea arabica L) Andungsari, tugas akhir ini dilaksanakan pada bulan Februari 2021 sampai Mei 2021. Lokasi pelaksanaan di Lahan praktikum Politeknik Negeri Jember. Kegiatan tugas akhir ini menggunakan metode uji T dengan 2 perlakuan, tiap perlakuan 73 ulangan. Perlakuan P0 = kontrol dan P1 = pemberian kompos kulit kopi sebanyak 20 gram/polibag. Hasil kegiatan tugas akhir ini menunjukkan penambahan kompos kulit kopi memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi bibit, jumlah daun, berat basah akar, berat kering akar. Berdasarkan hasil uji T dengan taraf 5% menunjukkan perlakuan pemberian kompos kulit kopi sebanyak 20 gram/polibag memberi pengaruh nyata. Perlakuan P1 memberikan nilai lebih tinggi dari pada perlakuan P0 pada semua parameter. Kata Kunci : Bibit kopi, kompos kulit kopi} }