@thesis{thesis, author={Pangestu Feby Agung}, title ={Studi Tingkat Pendapatan Peternak Sapi Perah Berdasarkan Jumlah Pemeliharaan Ternak di Dusun Brau, Kota Batu}, year={2022}, url={https://sipora.polije.ac.id/15092/}, abstract={Studi Tingkat Pendapatan Peternak Sapi Perah Berdasarkan Jumlah Pemeliharaan Ternak di Dusun Brau, Kota Batu, Feby Agung Pangestu, C31190712, 32 halaman, Program Studi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Negeri Jember, Ir. Erfan Kustiawan S. Pt., MP (Dosen Pembimbing). Tingkat pendapatan pada peternakan sapi perah dipengaruhi oleh beberapa faktor yang terutama adalah jumlah pemeliharaan ternak. pada tingkatan pemeliharaan ternak yang tinggi, akan memerlukan biaya yang bertambah, namun akan meningkatkan pendapatan yang lebih banyak. Pendapatan peternak sapi perah juga dipengaruhi oleh beberapa aspek produksi seperti biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap pada studi di dusun Brau ini hanya biaya listrik, karena pembiayaan kandang peternak hanya diawal tahun saat peternak tersebut mendirikan usaha. Namun terdapat biaya variabel yang sangat berpengaruh terhadap pendapatan pada usaha peternakan seperti pembiayaan pakan, obat obatan, Inseminasi Buatan dan transportasi. Studi ini dilaksanakan di dusun Brau, desa Gunungsari, kec Bumiaji Kota Batu pada tanggal 1 November sampai 30 November 2021. Sampel yang diambil untuk kebutuhan studi adalah 10% dari jumlah peternak yang terdaftar sebagai anggota KSUD Margo Makmur Mandiri yaitu 10 orang dari ±103 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah pemeliharaan sapi terhadap pendapatan peternak serta mengetahui pendapatan bersih peternak, serta mengetahui kelayakan usaha peternakan sapi perah di dusun Brau. Berdasarkan studi yang telah dilakukan, jumlah pemeliharaan ternak berpengaruh terhadap produksi susu, biaya maupun pendapatan bersih para peternak. Jumlah kepemilikan yang lebih besar menyebabkan biaya bertambah namun juga menghasilkan penerimaan yang besar. Hasil kelayakan usaha pada setiap pemeliharaan sapi di desa Brau memiliki nilai minimal 1.07 yang berarti usaha peternakan di dusun Brau layak untuk dikembangkan. Kata Kunci : Pendapatan, Biaya, Jumlah Pemeliharaan, Kelayakan Usaha Sapi Peranakan Fresian holstein (PFH).} }