@thesis{thesis, author={Darmanto Irfan Budi}, title ={Pengaruh Penambahan Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Eksplan Kultur Vanili (Vanilla planifolia Andrews.),}, year={2022}, url={https://sipora.polije.ac.id/16052/}, abstract={Tanaman vanili dengan nama latin Vanilla planifolia Andrewsamerupakan salahasatu komiditi perkebunan yangamenghasilkanadevisa negaraabagi Indonesia. Menurut Ratnawati (2020), Tanaman vanili kerapadisebut emas hijauakarena memiliki nilaiaekonomis sertaaharga jual yangacukup tinggi. Harga biji vanili pada tahun 2020 mencapai USD 200/kg. Sedangkan pada periode 2015-2019 ekspor produk vaniliaIndonesia tercatatatumbuh positifasebesar 35,55%, dan pada 2019 Indonesiaamenempatiaperingkat ke 3aeksportir terbesear dunia setelah Madagaskar danaPrancis (Kementerian Perdagangan Republik Indonesia). Kebutuhan bahan tanam tanaman vanili meningkat sehingga dibutuhkan alternatifaperbanyakan yangadapat menghasilkan bibit sehat dan unggul dalam jumlah banyakadan dapatadiproduksiasetiap waktu. Budidaya tanaman vanili dapat dilakukan dengan cara in vitro atau kultur jaringan yang memiliki banyakakelebihan atau keunggulan dibandingkan dengan metode perbanyakan vegetatif manual. Alfian, 2015). Metode ini dapatamenghasilkanatanaman baru dalam bentukabibit dalam waktuayang relatif cepat, maupun berproduksi dalam sekala besar, dan menghasilkan tanaman yang bebas hama dan penyakit. Kegiatan tugasaakhir ini bertujuan untukamengetahui dan menganalisis pengaruh penambahan airakelapa muda terhadap pertumbuhan eksplan kultur vanili (Vanilla planifolia Andrews). Analisis data yang digunakanaadalahaRancangan AcakaLengkap (RAL) nonafaktorial dengan variasi konsentrasi penambahan air kelapa 0%, 5%, 10%, 15%, 20%. Terdapat 5 perlakuan, setiapaperlakuanadilakukan 4 ulangan. Pengujian lanjut dilakukan dengan uji BNT 5% Hasil kegiatan tugas akhir ini meunjukkan bahwa penambahan konsentrasi air kelapa 0%, 5%, 20% mempengaruhi kedinian bertunas eksplan kultur vanili dengan rerata 8-11 hsi. Pemberian air kelapa konsentrasi 0-15% juga mempengaruhi kedinian berakar eksplan kultur vanili dengan rerata 9-11 hsi. Penambahan air kelapa dengan konsentrasi 0-20% tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar, tinggi eksplan, jumlah akar, jumlah daun dan berat basah eksplan.} }