@thesis{thesis, author={Khoiriyah Nava Shoqibatul}, title ={Pengujian E-Raport Menggunakan Pentration Testing dan Blackbox Testing (Studi Kasus Pada Website SMK NU Darussalam Banyuwangi)}, year={2021}, url={https://sipora.polije.ac.id/6353/}, abstract={Perkembangan teknologi secara signifikan telah mempengaruhi dan mengubah cara kerja informasi ke era digital yang mempermudah pihak instansi terkait dalam mengolah data secara efesien untuk meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan. Informasi adalah hasil dari pengolahan data yang berupa fakta dalam bentuk yang berguna dan menggambarkan kejadian-kejadian yang nyata yang dipergunakan untuk pengambilan keputusan. Data adalah representasi dari suatu fakta dan bisa berupa hasil dari pengukuran atau pengamatan variabel kedalam bentuk kata-kata, gambar dan angka. Website adalah sebuah halaman media yang terdapat dalam sebuah domain yang mengandung informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok atau organisasi. Salah satu manfaat penggunaan website adalah membantu pelayanan pertukaran dan pengolahan data antara penggunanya melalui jaringan. perkembangan TI didunia Ppndidikan juga tak kalah cepat. Banyak oranisasi pendidikan yang berusaha memanfaatkan TI untuk meningkatkan persaingan kualitas dan pelayanan sesuai kebutuhan pengguna salah satunya dlam bentuk E-Raport. E-Raport ini merupakan perangkat lunak berbasis web yang berfungsi untuk memanajemen dan menyusun laporan pencapaian kompetensis peserta didik (Rapor) pada suatu pendidikan. Pembuatan sebuah sistem E-Raport tidak kurang karena kebutuhan pengguna terdapat pengolahan media informasi data. Karena adanya tatacara dan penggunaan tujuan tertentu, data menjadi sensitif karena ditujukan untuk penerima tertentu. Kejahatan digital teknologi khususnya pada aplikasi website semakian marak terjadi. Akses informasi yang semakian dipermudah karena perkembangan teknologi seperti pisau bermata dua jika tidak digunakan dengan bijak. Keamanan sebuah website sangat diperlukan oleh bagi suatu oraganisasi atau perusahaan tersebut. Perangkat lunak yang tidak menawarkan keamanan akan berpotensi hilangnya integritas dan kepercayaan konsumen terhadap organisasi tersebut.} }