@thesis{thesis, author={Mahendra F A.Syaiful Ihza}, title ={Evaluasi Tingkat Keberhasilan Program Inseminasi Buatan Pada Sapi Madura Di Wilayah Pulau Talango Sumenep Provinsi Jawa Timur}, year={2021}, url={https://sipora.polije.ac.id/8240/}, abstract={Inseminasi buatan berasal dari kata artificial insemination (Inggris) yang artinya penyampaian atau deposisi semen ke dalam saluran kelamin betina dengan menggunakan alat buatan manusia. Proses inseminasi yang dilakukan bukan kawin alam, tetapi dengan suatu cara yang dilakukan dengan teknik untuk memasukkan semen (spermatozoa) yang berasal dari ternak jantan kemudian diproses pencairan terlebih dahulu setelah melewati tahapan tersebut semen dimasukkan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut insemination gun. Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak peningkatan hasil inseminasi buatan pada tahun 2020. Tujuan dari pengamatan ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) terhadap peningkatan populasi sapi potong di Wilayah Pulau Talango Kabupaten Sumenep. Parameter yang diamati meliputi: Service Per Conception (S/C), Conseption Rate (C/R). Berdasarkan hasil penelitian, inseminasi buatan di Pulau Talango menunjukkan bahwa peningkatan inseminasi sudah sangat meningkat di kalangan para peternak yang menggunakan inseminasi buatan dibandingkan dengan kawin alami dan sapi hasil persilangan antara limosin dan sapi betina madura menunjukkan performan yang lebih baik dibandingkan dengan sapi lokal madura, sehingga banyak disenangi oleh peternak. Hal ini dapat dilihat dari angka Service Per Conception S/C 1,15 dan persentase Conception Rate CR sapi yang mengalami kebuntingan dengan satu kali inseminasi sebesar 86%.} }