A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={FERI YULIANTO }, title ={IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PEMERKOSAAN DI BAWAH UMUR (KAJIAN LITERATUR RESTITUSI)}, year={2023}, url={http://student-repository.ut.ac.id/id/eprint/1129/}, abstract={ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur mengenai implementasi perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan di bawah umur melalui restitusi. Restitusi merupakan salah satu bentuk kompensasi yang dapat diberikan kepada korban sebagai upaya memulihkan kerugian yang dialaminya akibat tindak pemerkosaan. Mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang terkait dengan perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan di bawah umur dan implementasi restitusi. Analisis terhadap isu-isu kunci yang terkait dengan restitusi, termasuk keefektifan, tantangan, dan manfaatnya dalam memberikan perlindungan hukum kepada korban pemerkosaan di bawah umur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi restitusi dalam perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan di bawah umur memiliki potensi yang signifikan dalam memperoleh keadilan dan pemulihan bagi korban. Restitusi dapat memberikan kompensasi finansial kepada korban, mengubah sikap dan perilaku pelaku.. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi restitusi, seperti keterbatasan sumber daya, ketidakadilan sistemik, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pihak berwenang, lembaga perlindungan, dan masyarakat dalam memastikan implementasi yang efektif dari restitusi sebagai sarana perlindungan hukum bagi korban pemerkosaan di bawah umur. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperluas pemahaman tentang implementasi perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan di bawah umur melalui restitusi. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan kebijakan dan praktik hukum yang lebih efektif dalam melindungi korban pemerkosaan di bawah umur.} }