A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={DIYAH ISMI FEBRIYANTI BONAI }, title ={UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN ( STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 45/Pid.Sus-Anak 2022/ PN.SRU )}, year={2023}, url={http://student-repository.ut.ac.id/id/eprint/1472/}, abstract={Penelitian ini dilakukan oleh DIYAH ISMI FEBRIYANTI BONAI, NIM 041964448 dengan Judul UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 45/Pid.Sus-Anak 2022/PN.SRU) dibimbing oleh Muhammad Mufti M. Djafar S.H., M.H. Penelitian ini berfokus pada bagaimana hukum berlaku bagi remaja sebagai pelaku tindak pidana pencurian yang tertera dalam Undang-undang 11 pada tahun 2012 yang membahas tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).Penelitian ini menggunakan metode penelitian normative, yang mana merupakan kajian ilmiah yang tujuan penelitiannya meliputi kaidah-kaidah atau asas-asas dasar, perbandingan hukum, dan peraturan perundang-undangan. Jenis data yang digunakan sebagai data sekunder, yaitu. Data diperoleh metode library research, buku dan jurnal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis yang menganalisis secara menyeluruh, menggambarkan, menegaskan, menggambarkan dan menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penegakan hukum pada anak sebagai pelaku tindak pidana pencurian studi kasus putusan nomor: 45/Pid.Sus-Anak 2022/ PN.SRU. Pertimbangan ini memiliki tujuan pemidanaan berupa pencegahan atau prevensi, pembalasan, keadilan masyarakat serta perlindungan kepada kepentingan anak sebagai pelaku tindak pidana pencurian. Pemberlakuan hukum terhadap Muhammad Sineri, telah sesuai dengan peraturan KUHAP dan UU No. 11 Tahun 2012 tentang kasus pidana remaja, yang mana anak dapat mempertanggungjawaban atas tindakan dan hak-hak mereka sebagai anak dan pelaku dalam UU No 11 Tahun 2012 Sistem peradilan pidana anak.} }