A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={SITI HARTINA }, title ={KONTRIBUSI INDEKS PEMBANGUNAN KEBUDAYAAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING EKONOMI SUMATERA SELATAN}, year={2023}, url={http://student-repository.ut.ac.id/id/eprint/2492/}, abstract={ABSTRAKPembangunan ekonomi di tingkat regional penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi, yang sangat vital dalam era globalisasi saat ini. Pembangunan budaya adalah faktor penting yang mempengaruhi daya saing ekonomi regional. Indeks Pembangunan Budaya (IPK) adalah ukuran yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat pembangunan budaya di suatu daerah. Studi ini menganalisis kontribusi IPK terhadap indikator ekonomi regional, seperti Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tingkat Pengangguran, dan Investasi Regional. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif analitis, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara pembangunan budaya dan investasi, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi indeks budaya, semakin signifikan investasi di wilayah tersebut. Namun, terdapat hubungan terbalik antara pembangunan budaya dan indikator ekonomi regional seperti PDRB dan Tingkat Pengangguran. Ini berarti semakin tinggi pembangunan budaya, semakin rendah PDRB dan semakin tinggi tingkat pengangguran. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa nilai budaya berbanding terbalik dengan nilai ekonomi di Sumatera Selatan, Indonesia. Studi ini menyarankan bahwa sementara investasi berkaitan positif dengan pembangunan budaya, nilai budaya memiliki dampak negatif pada indikator ekonomi daerah, seperti pengangguran dan PDRB. Pemerintah dan para pemangku kepentingan perlu menangani masalah ini untuk meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.} }