A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionc2r4ldvduk6ingembqij7j3e8n9a7700): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={ELI SUSANTO },
title ={Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Desa Wisata Sungai Kupah, Kalimantan Barat Pasca-Pandemi Covid 19},
year={2023},
url={http://student-repository.ut.ac.id/id/eprint/850/},
abstract={Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak oleh pandemiCovid-19. Sehingga, berdampak pada perubahan tren pariwisata dari berbasis ?WisataMassal? ke ?Wisata Alternatif?. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentangpeningkatan ekonomi di desa lewat program pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa WisataSungai Kupah Kalimantan Barat pasca-pandemi Covid-19, khususnya lewat pembangunan?Desa Wisata? agar menjadi tren pariwisata baru yang berkualitas dan berkelanjutan sehinggaakan maksimal dalam memperkuat peluang kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangankerja. Penelitian ini akan membahasa pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif dalammeningkatkan perekonomian nasional melalui desa wisata dan strategi pemerintah dalammengembangkan desa wisata lewat Community Based Tourism (CBT). Pada umumnyapengembangan desa wisata hanya sebatas mengarah pada pengembangan potensi alam,sungai, atau gunung. Potensi lain seperti kuliner, budaya, atau lokalitas masyarakat belummenjadi potensi utama untuk diangkat sebagai objek dan atraksi di desa wisata. Sehingga,perlu digali lebih lanjut untuk mendukung keberlanjutan desa wisata yang berbasispemberdayaan masyarakat}
}